You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Saluran Penghubung Cikini Ampiun Dinormalisasi
photo Jhon Syah Putra Kaban - Beritajakarta.id

Saluran PHB Ampiun Menteng Dinormalisasi

Jajaran Sudin Tata Air Jakarta Pusat menormalisasi saluran penghubung (PHB) Ampiun di Kelurahan Pegangsaan, Kecamatan Menteng, Rabu (1/4). Sebelumnya, ratusan bangunan liar yang berdiri di atas saluran itu ditertibkan Satpol PP setempat.

Dengan normalisasi yang dilakukan kami berharap, tak ada lagi pemukiman warga yang kebanjiran

Pantauan beritajakarta.com, normalisasi dilakukan sepanjang saluran PHB Ampiun tepat di RT 14/01 Kelurahan Pegangsaan. Semuan material lumpur dan sampah kemudian dimasukan ke dalam puluhan karung.

"Ini baru kami lakukan normalisasi setelah bangunan di atas saluran air ini dibongkar. Dengan normalisasi yang dilakukan kami berharap, tak ada lagi pemukiman warga yang kebanjiran," ujar Lilik Yuli Handayani, Camat Menteng, Rabu (1/4).

DKI Prioritaskan Refungsi dan Normalisasi Kali

Sementara itu, Kasie Tata Air Kecamatan Menteng, Aam Amarullah menambahkan, saluran tersebut menjadi dangkal karena seringnya warga membuang sampah ke saluran serta mendirikan bangunan.

"Sebenarnya saluran airnya sudah diturap sejak lama, hanya warga mendirikan bangunan di atasnya sehingga jadi dangkal. Makanya setelah selesai dibongkar kita baru bisa lakukan normalisasi," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye4789 personNurito
  2. Personel Gabungan Kembalikan Fungsi Trotoar dan Saluran di Jalan Sungai Bambu

    access_time21-10-2026 remove_red_eye2973 personAnita Karyati
  3. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1776 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Antisipasi Cuaca Panas, Pemprov DKI Siapkan OMC Jelang JRF dan Konser Kanye West

    access_time21-10-2026 remove_red_eye1761 personDessy Suciati
  5. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1736 personNurito