You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Dishub DKI-PT Transjakarta Berkomitmen Cegah Kecelakaan Bus Transjakarta
photo Doc - Beritajakarta.id

Dishub DKI-PT Transjakarta Evaluasi Total Cegah Kecelakaan Bus Transjakarta

Dinas Perhubungan DKI Jakarta berkolaborasi dengan PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) melakukan evaluasi atas terjadinya sejumlah kecelakaan bus Transjakarta.

Kita evaluasi total agar mendapatkan gambaran utuh

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo mengatakan, dalam periode Januari-Oktober 2021 sudah terjadi 275 kecelakaan bus Transjakarta, baik kecelakaan tunggal maupun melibatkan pengendara lain.

"Ini menjadi evaluasi kita bersama PT Transjakarta untuk mencari solusi terbaik. Ada 20 persen lebih disebabkan kelalaian pramudi, ini kita juga fokuskan karena  bisa jadi ada faktor kejenuhan pramudi saat bertugas," ujarnya, usai Rapat Kerja dengan Komisi B DPRD DKI Jakarta, di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (6/12).

Korban Kecelakaan Bus Transjakarta di Cawang Berhasil Dievakuasi

Syafrin menjelaskan, untuk jam kerja pramudi Transjakarta sudah diatur mengacu pada Undang Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

"Sesuai beleid itu, jam kerja pramudi diatur maksimal delapan jam per hari, termasuk waktu istirahat. Kita sedang merancang, di pemberhentian terakhir pramudi bisa istirahat sejenak sebelum kembali bertugas," terangnya.

Direktur Utama PT Transjakarta, Mochammad Yana Aditya menambahkan, langkah evaluasi yang sudah dilakukan yakni dengan melibatkan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

"Kita evaluasi total agar mendapatkan gambaran utuh, tidak hanya dari sisi pramudi, tapi juga koridornya hingga kelaikan armada bus Transjakarta itu sendiri," bebernya.

Sementara itu, anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Adi Kurnia Setiadi menegaskan, evaluasi menyeluruh ini perlu dilakukan agar kasus kecelakaan yang melibatkan bus Transjakarta bisa dicegah.

"Saya ingin publik atau masyarakat semakin percaya, merasa aman dan nyaman saat menggunakan transportasi umum. Sebab, penggunaan transportasi umum ini menjadi salah satu andalan kita untuk mengatasi kemacetan dan meningkatkan kualitas udara di Jakarta," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

    access_time27-01-2026 remove_red_eye1373 personAnita Karyati
  2. Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

    access_time29-01-2026 remove_red_eye980 personDessy Suciati
  3. KORPRI DKI Salurkan Donasi untuk Penyintas Bencana di Sumatra

    access_time30-01-2026 remove_red_eye808 personFakhrizal Fakhri
  4. Hujan Bakal Basahi Jakarta Hari Ini

    access_time28-01-2026 remove_red_eye746 personDessy Suciati
  5. Sudinhub Jaksel Tindak Parkir Liar di Jalan Ciledug Raya

    access_time28-01-2026 remove_red_eye742 personTiyo Surya Sakti
close