You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Jalin Harmonisasi Sahabat Media, KI DKI Kunjungi Kompas Gramedia
photo Yudha Peta Ogara - Beritajakarta.id

Jalin Harmonisasi Sahabat Media, KI DKI Kunjungi Kompas Gramedia

KI DKI Jakarta terus membangun harmonisasi dengan media massa. Terbaru, lembaga tersebut berkunjung ke Kompas Gramedia. Kegiatan ini merupakan kelanjutan agenda tahunan, yakni roadshow edukasi media dalam rangka menjaring sahabat media keterbukaan informasi publik (KIP).

Diperlukan upaya bersama melakukan edukasi dan advokasi media

Ketua KI Provinsi DKI Jakarta, Harry Ara Hutabarat mengatakan, media bisa menjadi jembatan dalam membangun harmonisasi hubungan publik dan badan publik. Sedangkan pihaknya harus dekat dengan media sebagai pengawal KIP.

"Media aktor penting dan sahabat keterbukaan informasi publik. Keterbukaan informasi publik merupakan semangat pasca reformasi, merubah paradigma ketertutupan menuju keterbukaan. Diperlukan upaya bersama melakukan edukasi dan advokasi media, publik, serta badan publik," ucapnya dalam keterangan tertulis yang diterima beritajakarta.id, Jumat (14/1).

KI DKI Adakan Penganugerahan Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2021

Harry mengajak Kompas untuk terus mengedukasi masyarakat. Karena ada hak konstitusional yang melekat pada setiap warga. Jika teredukasi, masyarakat bisa mengawasi kebijakan publik.

"Substansi demokrasi jarang tersentuh. Konsentrasi dan edukasi publik perlu distimulus dengan peran media. Ada ruang hak publik dan isu Jakarta selalu menjadi sorotan se-Indonesia," jelasnya.

Wakil Ketua KI Provinsi DKI Jakarta, Harminus menambahkan, informasi publik harus dibuka namun secara ketat dan terbatas. Ada beberapa informasi dikecualikan, antara lain mengenai rahasia negara dan persaingan usaha. Ada mekanisme menutup informasi melalui uji konsekuensi dan sinkronisasi aturan terkait.

"KI bukan sekedar “costumer service” melayani permohonan informasi, tapi juga wajib membangun kesadaran publik. Banyak isu menarik yang bisa dimanfaatkan dan diekspose secara kontinyu sehingga melahirkan awareness publlik," sambungnya.

Pihaknya mendorong Kompas Gramedia meningkatkan edukasi permohonan informasi sesuai hak konstitusional pasal 28F UUD NRI 1945 serta meningkatkan intensitas komunikasi kepada masyarakat untuk memanfaatkan informasi publik.

Kunjungan itu diterima team Kompas Gramedia, antara lain Alexander Wibisono (Deputy GM News Gathering, News Bulletin & Digital KompasTV), Eko Wahyu (News Bulletin Manager), Bimo Cahyo (News Network Manager KompasTV), Anneke Frayanti  (Executive Producer), Zaki Amrullah (Managing Editor Digital KompasTV), Unggul Wicaksono (DGM Sales Goverment ), dan Vincent Wirandanu (Account Executive).

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. PWNU DKI Percayakan Pemotongan Hewan Kurban di Dharma Jaya

    access_time28-05-2026 remove_red_eye1255 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Plt Gubernur Lepas 744 Petugas Pemeriksa Kesehatan Hewan Kurban

    access_time26-05-2026 remove_red_eye1163 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Komisi E Tekankan Pengawasan dan Evaluasi Program SSG

    access_time25-05-2026 remove_red_eye1155 personFakhrizal Fakhri
  4. Panen Serentak Labu Madu di Jakarta Selatan Hasilkan 1,1 Ton

    access_time26-05-2026 remove_red_eye1143 personTiyo Surya Sakti
  5. Transjabodetabek Rute PIK 2-Blok M Catatkan 1,4 Juta Pelanggan

    access_time24-05-2026 remove_red_eye944 personAldi Geri Lumban Tobing