You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
200 Peserta Jadi Target Vaksin Booster di RPTRA Satria Jelambar
photo TP Moan Simanjuntak - Beritajakarta.id

Vaksinasi Booster di RPTRA Satria Jelambar Sasar 200 Peserta

Layanan vaksinasi booster yang digelar di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Satria Jelambar, Jalan Satria III, RT 03/04, Jelambar, Grogol Petamburan, Jakarta Barat ditargetkan dapat menjangkau 200 peserta.

Target sasaran vaksinasi kali ini 200 peserta

Camat Grogol Petamburan, Didit Sumaryanta mengatakan, layanan vaksinasi booster di RPTRA ini dihelat atas kolaborasi bersama Polsek Tanjung Duren dan Koramil dengan sasaran warga RW 01-11 Jelambar.

"Target sasaran vaksinasi kali ini 200 peserta," ujarnya, Jumat (11/2).

Vaksinasi Booster di Kantor Wali Kota Jakbar Diikuti 142 Peserta

Didit menjelaskan, saat ini, warga yang sudah mendaftar vaksinasi booster telah mencapai 75 orang. Di waktu yang sama,  di RPTRA ini juga dibuka vaksinasi dosis pertama dan kedua bagi anak-anak dan orang dewasa.

"Vaksinasi melibatkan tenaga kesehatan dari Puskesmas Kelurahan Jelambar 1," katanya.

Kapolsek Metro Tanjung Duren, Kompol Rosana Albertina Labobar menuturkan, di wilayah RW 04 Jelambar, ada dua RT yang masuk kategori zona orange COVID-19. Karena itu, jajaran tiga pilar membuka layanan di RPTRA ini agar warga yang belum mengikuti vaksinasi booster segera divaksin.

"Vaksinasi akan dilaksanakan rutin setiap minggu," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye12352 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1371 personAnita Karyati
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1353 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1310 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye1016 personBudhi Firmansyah Surapati