You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Dinkes DKI Jakarta Terapkan Penyesuaian Vaksinasi Booster Bagi Lansia
photo Mochamad Tresna Suheryanto - Beritajakarta.id

Dinkes DKI Jakarta Terapkan Penyesuaian Vaksinasi Booster Bagi Lansia

Sesuai dengan ketentuan terbaru dari Kementerian Kesehatan RI, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta akan menerapkan penyesuaian vaksinasi booster bagi lansia di atas 60 tahun. Dosis booster kini dapat diberikan dengan interval (jeda) minimal tiga bulan setelah mendapatkan vaksinasi dosis kedua atau primer lengkap.

Lansia dapat memanfaatkan kesempatan booster lebih cepat 

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Widyastuti menyatakan, pihaknya akan mengikuti penyesuaian aturan tersebut. Vaksin yang diberikan adalah regimen vaksin COVID-19 yang tersedia di lapangan dan sudah mendapatkan Emergency Use Authorization (EUA) dari BPOM serta sesuai dengan rekomendasi dari Indonesian Technical Advisory Group of Immunization (ITAGI).

“Masyarakat lansia dapat memanfaatkan kesempatan booster lebih cepat ini untuk meningkatan imunitas. Pastikan tiket ketiga sudah keluar di aplikasi PeduliLindungi dan segera vaksin,” ungkap Widyastuti di Kantor Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta seperti dikutip dari Siaran Pers PPID DKI Jakarta, Selasa (22/2).

Percepat Layanan Vaksinasi COVID-19, Pemprov DKI Capai 1 Juta Vaksinasi Booster di Jakarta

Vaksinasi booster bagi lansia dapat dilakukan secara homolog ataupun heterolog berdasarkan ketentuan BPOM. Namun, saat ini booster dapat menggunakan vaksin selain Sinovac, lantaran jumlahnya terbatas dan diperuntukkan bagi sasaran anak usia 6-11 tahun.

Untuk masyarakat lansia yang menggunakan vaksin primer Sinovac, dapat menerima booster setengah dosis Pfizer, atau setengah dosis AstraZeneca, atau satu dosis Moderna. Lalu, untuk masyarakat lansia yang menggunakan vaksin primer AstraZeneca, dapat menerima booster satu dosis sesama AstraZeneca, atau setengah dosis Pfizer, atau setengah dosis Moderna.

Untuk masyarakat lansia yang menggunakan vaksin primer Pfizer, dapat menerima booster satu dosis AstraZeneca atau setengah dosis Moderna. Sedangkan, untuk masyarakat lansia yang menggunakan vaksin primer Moderna, dapat menerima booster setengah dosis sesama Moderna.

Sementara itu, bagi masyarakat lansia yang menggunakan vaksin primer Sinopharm, dapat menerima booster satu dosis sesama Sinopharm. Capaian vaksinasi COVID-19 di Jakarta untuk dosis primer kini telah melebihi target yang ditetapkan.

Total dosis 1 sebanyak 12.395.035 orang (122,9%) dan total dosis 2 kini mencapai 10.378.368 orang (102,9%). Sedangkan, total dosis 3 sampai saat ini sebanyak 1.146.524 orang. Kepada masyarakat diimbau untuk segera vaksinasi, baik melengkapi vaksin primer maupun vaksin booster atau dosis ketiga.

Vaksinasi COVID-19 terbukti mampu mengurangi gejala, risiko dirawat di rumah sakit, dan kematian. Masyarakat juga diimbau agar tidak pilih-pilih terkait merk vaksin, karena petugas kesehatan akan membantu memberikan vaksin terbaik yang tersedia di fasilitas kesehatan maupun sentra vaksinasi terdekat. Semua merk vaksin aman, sehat, bermanfaat dan berkualitas.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 103 Sekolah Swasta di Jakarta Gratis, Ini Daftarnya

    access_time24-04-2026 remove_red_eye39541 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Korsleting Diduga Picu Kebakaran Rumah di Lebak Bulus

    access_time24-04-2026 remove_red_eye3436 personTiyo Surya Sakti
  3. 70 Warga Kayu Manis Diedukasi Pilah Sampah

    access_time25-04-2026 remove_red_eye1705 personNurito
  4. Satpol PP DKI Usulkan Penambahan Personel

    access_time24-04-2026 remove_red_eye1553 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Pemprov DKI Kucurkan Rp253,6 M Gratiskan 103 Sekolah Swasta

    access_time26-04-2026 remove_red_eye1317 personDessy Suciati