You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
BORJU tahun 2022 Usung Tema Kratifitas Kearifan Lokal
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

Kreativitas Kearifan Lokal Jadi Tema BORJU 2022

Bazar Online Jakpreneur Jakarta Utara (BORJU) periode tahun 2022 akan mengusung kreativitas kearifan lokal. Dengan tema tersebut diharapkan bisa berimbas terhadap peningkatan omzet penjualan.

Mewujudkan kreativitas kearifan lokal

Kepala Suku Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah (PPKUKM) Jakarta Utara, Yati Sudiharti mengatakan, kreativitas kearifan lokal yang dimaksud yakni pengemasan produk maupun desain kemasan produk yang mendukung kelestarian lingkungan serta mengusung nilai keunikan sesuai dengan kearifan lokal masing-masing Jakpreneur.

"Mewujudkan kreativitas kearifan lokal ini tentunya secara bertahap akan mendapat bimbingan dari tim kami di Lokbin 103 Koja," ujarnya, Kamis (24/2).

Transaksi BORJU Periode Januari-10 Desember Tembus Rp 272,95 Juta

Seperti tahun sebelumnya, pelaksanaan BORJU tahun 2022 dijadwalkan digelar setiap satu bulan sekali. Apabila bersamaan dengan pelaksanaan program Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Jumat Beli Lokal (JBL), maka BORJU akan disinergikan.

"Januari lalu karena ada program JBL, kita sinergikan BORJU dalam program tersebut. Kalau tidak bersamaan tetap setiap bulan kita gelar," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Lurah Kalisari Minta Maaf Terkait Unggahan Foto AI, Petugas Disanksi

    access_time06-04-2026 remove_red_eye29530 personNurito
  2. Kasatpol PP Jaksel Pastikan Penertiban PKL di Jalan HR Rasuna Said Humanis

    access_time07-04-2026 remove_red_eye2238 personTiyo Surya Sakti
  3. Pemprov DKI Pastikan Gelar Lebaran Betawi 2026 Pekan Depan

    access_time03-04-2026 remove_red_eye1211 personFakhrizal Fakhri
  4. Jakarta Melesat Duduki Peringkat Kedua Kota Teraman di ASEAN

    access_time07-04-2026 remove_red_eye1142 personDessy Suciati
  5. Legislator Dukung Penertiban Billboard Bermuatan Sensitif

    access_time06-04-2026 remove_red_eye968 personFakhrizal Fakhri