You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Warga Dilatih Bercocok Tanam
photo Rudi Hermawan - Beritajakarta.id

Warga Dilatih Bercocok Tanam

Warga Cempaka Putih, Jakarta Pusat dilatih bercocok tanam pertanian masuk kota. Diharapkan, pelatihan ini dapat merangsang warga untuk mau menanam sayur mayur dengan memanfaatkan lahan yang ada.

Jadi jika butuh sayur atau cabai tinggal petik dan ini untuk ketahanan pangan mandiri

Camat Cempaka Putih, Lola Lovita mengatakan, melalui pelatihan pertanian masuk kota ini diharapkan masyarakat mau menanam sayuran seperti kangkung, terong, bayam, sawi, cabai dan lain sebagainya. Terlebih, jenis sayuran tersebut tidak memerlukan waktu lama untuk dipanen, serta tidak harus mempunyai lahan yang luas.

200 Pedagang Pasar Ikuti Pelatihan Manajemen

"Warga tidak harus mempunyai lahan besar, bisa memanfaatkan bekas kaleng cat, bekas botol air mineral, pot dan ini juga menghindari penggunaan peptisida. Jenis sayuran ini tiga minggu sudah bisa dipanen," ujar Lola, Senin (13/4).

Ia melanjutkan, dalam pelatihan tersebut sebanyak 200 bibit tanaman sayuran dibagikan kepada warga peserta pelatihan. Diharapkan warga langsung praktik dan dapat memberikan pengetahuannya tersebut kepada warga lainnya yang tertarik dengan kegiatan tersebut.

"Kami akan memonitor warga untuk melihat hasilnya. Jadi jika butuh sayur atau cabai tinggal petik dan ini untuk ketahanan pangan mandiri," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Kebakaran di Sunter Agung Berhasil Dipadamkan

    access_time13-05-2026 remove_red_eye8613 personAnita Karyati
  2. 183 Ekor Ikan Napoleon Dilepas di Perairan Pulau Panggang

    access_time12-05-2026 remove_red_eye2534 personAnita Karyati
  3. Ditarget Beroperasi Agustus 2026, Pramono Pastikan Keamanan Proyek LRT

    access_time13-05-2026 remove_red_eye1431 personDessy Suciati
  4. Daftar Kantong Parkir Telkomsel Digiland Run 2026, Cek Lokasinya!

    access_time14-05-2026 remove_red_eye1264 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Pramono Pastikan Harga Hewan Kurban Masih Terkendali

    access_time12-05-2026 remove_red_eye1183 personDessy Suciati