You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Kendala UN Siswa SMALB 01 Jakarta Komunikasi Bahasa Isyarat
photo Rio Sandiputra - Beritajakarta.id

Peserta UN di SMALB Hadapi Kendala Komunikasi

Kesulitan berkomunikasi menggunakan bahasa isyarat menjadi kendala dalam pelaksanaan Ujian Nasional (UN) di SMALB Negeri 01 Jakarta di Jalan Pertanian Raya, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Senin (13/4). UN hari pertama dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia ini diikuti 10 siswa tuna rungu

Kendalanya untuk pengawas ujian itu masalah komunikasi menggunakan bahasa isyarat

"Kendalanya untuk pengawas ujian itu masalah komunikasi menggunakan bahasa isyarat. Makanya guru kita tukaran sama SLB Santi Rama yang juga menangani tuna rungu," jelas Rambat, Ketua Panitia UN SMALB Negeri 01 Jakarta.

Menurut Rambat, selain kesulitan komunikasi, siswa peserta UN juga membutuhkan soal yang singkat serta bergambar.

Disdik DKI Jamin Tak Ada Kebocoran Soal UN

"Kalau tuna rungu itu harus sederhana dengan bahasa yang dipakai setiap hari. Dan juga harus banyak gambar," kata Rambat.

Isa Resita (17), salah satu siswa tuna rungu mengaku, ia sudah mempersiapkan UN dengan belajar sungguh-sungguh sejak lama. "Ada susah sedikit, tapi syukur masih bisa. Waktunya tadi masih pas," katanya dengan bahasa isyarat yang diartikan oleh Rambat.

Khusus untuk siswa SMALB Negeri mata pelajaran yang diujikan hanya tiga, yaitu Bahasa Indonesia, Matematika dan Bahasa Inggris yang dilaksanakan dalam waktu tiga hari.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

    access_time14-09-2026 remove_red_eye1113 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Gempa di Perairan Pulau Seribu Tidak Akibatkan Kerusakan

    access_time12-09-2026 remove_red_eye1018 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

    access_time14-09-2026 remove_red_eye841 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Bakesbangpol Ajak Warga Bantu Pantau Orang Asing

    access_time11-09-2026 remove_red_eye767 personFolmer
  5. Apresiasi Kader Posyandu, Pram Targetkan Stunting di Jakarta Turun 14 Persen

    access_time11-09-2026 remove_red_eye697 personDessy Suciati