You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
194 Bus AKAP Jalani Pra Ramp Check di Terminal Kampung Rambutan
photo Nurito - Beritajakarta.id

194 Bus AKAP Jalani Pra Ramp Check di Terminal Kampung Rambutan

Sebanyak 194 bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) telah menjalani ramp check atau pemeriksaan di Terminal Bus Kampung Rambutan, Jakarta Timur, sejak 5 hingga 17 April kemarin. Hal ini dilakukan untuk memastikan kelayakan operasi kendaraan melayani angkutan mudik lebaran nanti.

Ini demi keamanan dan kenyamanan pemudik

Kasubag TU Unit Pelayanan Pengujian Kendaraan Bermotor (UP PKB) Pulo Gadung, Fatchuri mengatakan, pemeriksaan dilakukan secara random oleh tim gabungan dari BPTJ Kementerian Perhubungan RI dengan jajaran Dinas Perhubungan DKI khususnya UP PKB Pulo Gadung.

Dari hasil pemeriksaan,  5 sampai 17 April kemarin, tercatat yang dinyatakan lulus atau laik operasi sebanyak 184 kendaraan. Sedangkan 10 kendaraan lainnya dinyatakan tidak lulus uji atau tidak laik jalan. Sehingga kendaraan tersebut harus stop operasi.

Transaksi Retribusi Kir di PKB Pulogadung Pakai Mesin EDC Mulai Pekan Depan

"Kendaraan yang lulus pemeriksaan langsung dipasangi stiker oleh petugas. Yang tidak lulus, harus setop operasi. Ini demi keamanan dan kenyamanan pemudik," katanya, Senin (18/4).

Fatchuri menambahkan, rencananya pelaksanaan ramp check akan kembali dilakukan pada H- 7 sampai dengan H + 10 Idul Fitri nanti.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6782 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6147 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1398 personDessy Suciati
  4. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1271 personTiyo Surya Sakti
  5. PT Pembangunan Jaya Ancol Berkolaborasi Santuni 2.000 Mustahik

    access_time08-03-2026 remove_red_eye1270 personAnita Karyati