You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Penghuni Rusunawa Akan Dirazia
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

Penghuni Rusun Akan Dirazia

Praktik jual beli unit rusun di ibu kota disinyalir kembali marak terjadi. Untuk mencegah praktik jual beli rusunawa, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI akan menggelar razia. Rencananya razia para penghuni liar rusun tersebut akan digelar pada malam hari.

Silakan aja orang yang mau curang, niat beli niat jual, kita biarin aja. Begitu kita razia tengah malam, kita sita

"Silakan aja orang yang mau curang, niat beli niat jual, kita biarin aja. Begitu kita razia tengah malam, kita sita," ujar Basuki Tjahaja Purnama, Gubernur DKI Jakarta, Senin (20/4).

Selain itu, lanjut Basuki, Pemprov DKI telah membuat sistem pembayaran melalui Bank DKI dan bank lain yang bekerja sama dengan Pemprov DKI Jakarta untuk para penghuni rusun. Jika ada data yang tidak sesuai, pihaknya akan mengecek di Bank Indonesia untuk mengetahui data yang sebenarnya.

Penghuni Keluhkan Kondisi Air di Rusunawa Tambora

"Begitu tidak sesuai, kami akan usir, gitu aja sih. Karena susahnya apa? Warga ada yang ikut main, oknumnya ada, yang tinggal di sana juga ikut main, oknum pejabat juga main," tuturnya.

Basuki mengaku sejumlah penghuni rusun mengetahui praktik jual beli ilegal tersebut, namun tidak berani melaporkan kepada pihaknya lantaran takut dimusuhi.

"Karena orang Jakarta ngerti sekali pepatah, buat apa ada musuh, untuk apa dibenci orang. Nah, itu juga masalah gitu," ucapnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1182 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1156 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye941 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye923 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye843 personBudhi Firmansyah Surapati