You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
500 Pohon Sepanjang Jalan Gunung Sahari Raya Ditoping
photo Jhon Syah Putra Kaban - Beritajakarta.id

500 Pohon di Jl Gunung Sahari Dipangkas

Untuk meminimalisir pohon tumbang atau patah, Suku Dinas Pertamanan dan Pemakaman Jakarta Pusat memangkas sekitar 500 pohon yang berlokasi di Jalan Raya Gunung Sahari.

Ratusan pohon ini sudah sangat rimbun sehingga harus dirapikan. Apalagi pernah ada pohon tumbang ke arah kali

Bagi warga yang melintasi sepanjang jalan dari Senen menuju Ancol ini diimbau berhati-hati karena banyak dahan yang berserakan di pinggir jalan. Umumnya pohon yang dipangkas jenis angsana, kupu-kupu, beringin dan flamboyan.

"Ratusan pohon ini sudah sangat rimbun sehingga harus dirapikan. Apalagi pernah ada pohon tumbang ke arah kali," kata Hasan (35), salah satu pekerja, Rabu (22/4).

Taman Situ Lembang Tidak Terawat

Kepala Suku Dinas Pertamanan dan Pemakaman Jakarta Pusat, Themy Kendra Putra mengatakan, kegiatan pemangkasan pohon ini merupakan agenda rutin.  Menurutnya, pemangkasan ini relatif agak terlambat karena masih banyak permintaan warga agar pohon di area perumahan mereka dipangkas.

"Kita memang melayani lebih dulu permintaan warga. Karena sekarang belum ada lagi kita lanjutkan fokus pemangkasan di jalan tersebut. Kegiatan ini sendiri dilakukan agar meminimalisir pohon tumbang," ujar Themy.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Kebayoran Lama Selatan Miliki 56 Tempat Pengelolaan Sampah Organik

    access_time11-07-2026 remove_red_eye8035 personTiyo Surya Sakti
  2. Pengemudi Truk Sampah Salahgunakan BBM Operasional di Cilincing Disanksi

    access_time14-07-2026 remove_red_eye6839 personAnita Karyati
  3. Kelurahan Berprestasi Jadi Penggerak Jakarta Menuju 20 Besar Kota Global

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1806 personFakhrizal Fakhri
  4. SDN Srengseng Sawah 15 Tetap Gelar Sekolah Tatap Muka

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1576 personDessy Suciati
  5. DPRD DKI Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Daerah

    access_time14-07-2026 remove_red_eye1498 personFakhrizal Fakhri