You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
syamsudin noor walikota jakarta selatan
photo Doc - Beritajakarta.id

Anak Muda Diharapkan Kembangkan Ekonomi Kreatif

Pemkot Administrasi Jakarta Selatan terus mendorong anak muda untuk dapat mengembangkan kreativitas sehingga bisa menciptkan peluang kerja. Pasalnya banyak potensi yang belum tergali untuk dikembangkan, seperti membuat produk kuliner Betawi atau batik Betawi.

Kami dari Pemkot Jakarta Selatan mendorong anak anak muda untuk bisa mengembangkan kreatifitasnya, sehingga bisa menciptakan peluang pekerjaan

"Kami dari Pemkot Jakarta Selatan mendorong anak anak muda untuk bisa mengembangkan kreatifitasnya, sehingga bisa menciptakan peluang pekerjaan," kata Syamsudin Noor, Walikota Jakarta Selatan, Senin (27/4).

Sudin Pariwisata Jakbar Masih Buka Pendaftaran Abnon

Syamsuddin mengapresiasi kreativitas para alumni abang dan none Jakarta Selatan dalam membangun ekonomi kreatif melalui ajang promosi produk kerajinan tangan dan kuliner.

"Sebenarnya banyak potensi di Jakarta Selatan yang dapat dikembangkan menyangkut kebudayaan Betawi, seperti kuliner Betawi atau batik Betawi," ujar Syamsuddin.

Sementara itu, terkait ajang Pemilihan Abang None 2015, Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jakarta Selatan, Ahmad Syaropi mengaku masih menunggu pencairan APBD.

"Penyeleggaraan Pemilihan Abang None 2015 belum ada rencana, karena belum ada anggarannya," kata Syaropi.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1185 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1165 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye951 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye937 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye849 personBudhi Firmansyah Surapati