You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pemkot Surakarta Belajar PTSP & Pengolahan Sampah
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

Pemkot Surakarta Belajar PTSP & Pengolahan Sampah

Pemkot Surakarta mengunjungi kantor Kecamatan Matraman, Jakarta Timur, Selasa (28/4). Dalam kunjungan kali ini, setidaknya ada dua hal yang dipelajari yakni soal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan pengolahan sampah modern yang sudah dijalankan di kantor Kecamatan Matraman.

Ada dua hal yang kita dapat dalam kunjungan ini, soal PTSP dan pengolahan sampah modern di Kecamatan Matraman

"Ada dua hal yang kita dapat dalam kunjungan ini, soal PTSP dan pengolahan sampah modern di Kecamatan Matraman. Kalau di Solo sistem pelayanannya Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu, beda denagn PTSP di sini, " ujar Said Ramdhani, Asisten Pemerintahan Kota Surakarta, Selasa (28/4).

Dikatakan Said, kunjungan kerja ini merupakan program tahunan. Dia mengaku, Kota Administratif Jakarta Timur menjadi pilihan karena sudah cukup untuk mewakli Jakarta. "Sebelumnya kita sharing melalui media sosial, kita sepakati untuk mengunjungi Jakarta Timur," katanya.

Pemkot Surakarta Belajar ke Matraman

Ditambahkan SaId, tujuan dari kunjungan ini untuk mendapatkan ilmu dan penegtahuan soal keunggulan kota lain yang nantinya akan diterapkan di Solo.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6776 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6123 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1390 personDessy Suciati
  4. PT Pembangunan Jaya Ancol Berkolaborasi Santuni 2.000 Mustahik

    access_time08-03-2026 remove_red_eye1266 personAnita Karyati
  5. Pemprov DKI Terus Upayakan Jaga Stabilitas Harga dan Stok Pangan

    access_time13-03-2026 remove_red_eye1226 personAldi Geri Lumban Tobing