You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
7.000 Nakes di Jaktim Mulai Divaksin Booster Dosis Kedua
photo Nurito - Beritajakarta.id

7.000 Nakes di Jaktim Ditarget Dapat Vaksin Dosis Empat

Pemerintah Kota Jakarta Timur melalui Suku Dinas Kesehatan, menargetkan akan memberi vaksin booster kedua atau dosis ke-empat kepada 7.000 tenaga kesehatan (Nakes).

Kita langsung jadwalkan sekaligus sosialisasi 

Wali Kota Jakarta Timur, Muhammad Anwar mengatakan, vaksin booster kedua atau vaksin dosis ke-empat akan diberikan kepada seluruh nakes yang bertugas di rumah sakit, puskesmas, serta klinik dan layanan kesehatan di seluruh wilayahnya.

"Nakes menjadi sasaran pertama booster kedua, karena mereka rawan terpapar COVID-19," ucap Anwar, Kamis (4/8).

Anwar Hadiri Pencanangan Rumah Sehat untuk Jakarta dan BIAN di RSKD Duren Sawit

Kasudin Kesehatan Jakarta Timur, Nikensari Koesrindartia menambahkan, pihaknya akan maksimal memberikan vaksin booster kedua untuk seluruh nakes serta karyawan yang bertugas di fasilitas kesehatan.

"Kita langsung jadwalkan sekaligus sosialisasi soal booster kedua pada mereka. Dengan syarat mereka sudah harus mendapatkan tiket di aplikasi Peduliindungi untuk bisa divaksin booster kedua," kata Niken.

Disebutkan, saat ini vaksinnya sudah siap dan sebagian sudah didistribusikan di semua fasilitas kesehatan untuk sasaran pertama.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2041 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1012 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye908 personFakhrizal Fakhri
  4. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye903 personAnita Karyati
  5. Pemprov DKI Segera Renovasi Jakarta Islamic Centre

    access_time16-07-2026 remove_red_eye787 personFakhrizal Fakhri