You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
DKI Akan Sisir Ijazah Palsu di Dokumen PNS
photo Ilustrasi - Beritajakarta.id

PNS Pakai Ijazah Palsu akan Diturunkan Pangkat

Maraknya penggunaan ijazah palsu menjadi perhatian serius Pemprov DKI. Untuk mengetahui ada atau tidaknya ijazah palsu di dokumen kepegawaian, Pemprov DKI akan melakukan penyisiran terhadap administrasi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Jika ditemukan ada PNS yang menggunakan ijazah palsu dengan tujuan untuk kenaikan jabatan, maka akan langsung diturunkan pangkat dan jabatannya.

Kalau itu digunakan untuk kenaikan pangkat dan jabatan, ya kita lorot lagi

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidajat mengatakan, isu mengenai ijazah palsu sudah terjadi sejak lama. Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta telah diinstruksikan agar segera melakukan penyisiran terhadap dokumen administrasi milik PNS. Jika ketahuan ada yang palsu maka akan langsung ditindak.

"Itu sudah isu lama, banyak yang tergiur. Kalau di DKI akan kita sisir lagi yang mencurigakan. Kalau ketahuan ya diminta pertanggungjawaban. Bagaimana dia dapat itu? Kalau itu digunakan untuk kenaikan pangkat dan jabatan, ya kita lorot lagi," kata Djarot, di Balaikota DKI Jakarta, Rabu (27/5).

Perusahaan Dilarang Tahan Ijazah Pekerja

Djarot melihat orang yang menggunakan ijazah palsu memiliki motif yang beragam, mula dari gila gelar hingga kenaikan jabatan. Bahkan, seringkali gelar yang dimiliki hanya untuk pamer. Karena itu, ia pun heran dengan pesohor yang juga tertarik dengan ijazah palsu.

"Lucunya, banyak para pesohor itu tertarik juga loh beli ijazah begitu supaya gagah dan dipasang di kartu namanya. Padahal isinya kosong, artinya otaknya kosong gitu loh ya. Itu menunjukkan bahwa, kalau melihat orang jangan cuma lihat dari gelarnya, tapi proses bagaimana dia mendapat gelar itu," ucapnya.

Mantan Walikota Blitar itu, meminta kepada pihak kepolisian agar nama-nama universitas yang diduga mengeluarkan ijazah palsu untuk dibuka. Sehingga bisa diketahui jika ada yang menggunakan ijazah dari universitas tersebut. "Kalau menurut saya dibuka saja supaya masyarakat tahu dan tidak ketipu bahwa universitas itu abal-abal," tegasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

    access_time17-09-2026 remove_red_eye3328 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

    access_time19-09-2026 remove_red_eye2216 personFakhrizal Fakhri
  3. Rencana Penataan Kawasan Jalan Tambora Disosialisasikan

    access_time21-09-2026 remove_red_eye937 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. LRT Kelapa Gading-Manggarai Resmi Beroperasi, Tarif Rp8 Mulai Hari Ini

    access_time16-09-2026 remove_red_eye852 personDessy Suciati
  5. Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

    access_time19-09-2026 remove_red_eye839 personAldi Geri Lumban Tobing