You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Kelompok Budidaya Rumput Laut Pulau Panggang Terima Paket Bantuan Tali
....
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

Kelompok Budi Daya Rumput Laut Pulau Panggang Terima Paket Bantuan

Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (Sudin KPKP) Kepulauan Seribu bekerjasama dengan Pertamina Hulu Energi (PHE) Offshore North West Java (ONWJ) menyalurkan bantuan tali bagi kelompok tani budidaya rumput laut Pulau Panggang. Bantuan secara simbolis diserahkan di Aula Kantor Suku Dinas KPKP Kepulauan Seribu.

Ini adalah pemberdayaan khusus petani rumput laut

Kepala Suku Dinas KPKP Kepulauan Seribu, Devi Lidya mengatakan, pemberian bantuan tali ini khusus diberikan kepada kelompok budidiaya rumput laut Kelurahan Pulau Panggang. Total sebanyak 5 paket tali bantuan diberikan.

Sudin KPKP Kepulauan Seribu Sediakan Bibit Sayuran Gratis

"Masing-masing paket dibagi pada satu kelompok. Satu kelompok terdiri dari 10 orang," ujarnya, Rabu (23/11).

Dilanjutkan Devi, satu paket bantuan tali itu terdiri dari tali ukuran kecil, sedang dan tali ukuran besar. Selain bantuan tali, pihaknya juga tengah memproses bantuan bibit rumput laut. 

Sebelum bantuan itu terealisasi, Devi mengatakan para pembudidaya melakukan persiapan, mulai dari memotong tali hingga mengikat. Sehingga saat bantuan bibit tiba nantinya mereka tinggal menebar. 

"Ini adalah pemberdayaan khusus petani rumput laut di Kelurahan Pulau Panggang. Tugas kami adalah terus melakukan pendampingan pembinaan, sampai rumput laut ini menjadi emas hijau," katanya. 

Community Development (Comdev) PHE ONWJ, Iman Teguh menyampaikan, pihaknya juga akan memberikan bibit rumput laut, yaitu bibit jenis cottoni dan spinosum. Totalnya sebanyak 12 ton. 

"Tediri dari 2 ton jenis cottoni, dan 10 ton spinosum. Jadi kami nantinya yang akan melakukan pembelian dan mereka terima di lokasi," jelasnya. 

Dalam proses pembelian bibit, Iman mengaku akan melibatkan Suku Dinas KPKP Kepulauan Seribu dan perwakilan kelompok budidaya. Tujuannya untuk memastikan benih yang dibeli tidak salah.

"Mereka juga akan mengawal, dan mengawasi pengiriman bibit supaya kualitasnya tetap bagus sampai di lokasi," tambahnya. 

Sedangkan untuk proses pemasaran rumput laut ini, Iman mengaku akan membicarakan lebih lanjut. Diakui, pihaknya butuh analisis dan asesmen tentang perkembangan rumput laut di Kepulauan Seribu.

"Kita ingin melihat seperti apa alur bisnis budidaya rumput laut yang sudah berjalan di Kepulauan Seribu. Saat ini kita baru melihat dari luar, belum dalamnya seperti apa," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Monas Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

    access_time30-03-2025 remove_red_eye717 personDessy Suciati
  2. 14.485 Wisatawan Telah Kunjungi Kepulauan Seribu

    access_time03-04-2025 remove_red_eye707 personAnita Karyati
  3. Andilan Potong Kebo Tradisi Lebaran Ala Betawi

    access_time29-03-2025 remove_red_eye665 personFolmer
  4. Hari Lebaran, 26.581 Pemudik Tinggalkan Jakarta dari Stasiun Pasar Senen

    access_time31-03-2025 remove_red_eye626 personDessy Suciati
  5. Warga dan Pimpinan OPD Hadiri Open House Bersama Gubernur Pramono

    access_time31-03-2025 remove_red_eye621 personAldi Geri Lumban Tobing

Hitung Mundur 22 Juni 2027

00
Hari
00
Jam
00
Menit
00
Detik