You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Ahok Bekali Satpol PP dengan 3 Senjata
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

Ahok Bekali Satpol PP dengan 3 Senjata

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) akan memberikan Satpol PP DKI dengan tiga senjata. Hal itu dilakukan untuk melindungi petugas dari anarkisme pedagang kaki lima (PKL) seperti yang terjadi di Lenggang Jakarta, Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (20/6) lalu.

Saya sudah minta Satpol PP agar dipersenjatai alat kejut listrik. Biar pingsan saja mereka

"Saya sudah minta Satpol PP agar dipersenjatai alat kejut listrik. Biar pingsan saja mereka," tegasnya di Balaikota DKI Jakarta, Senin (22/6).

Menurut Basuki alat kejut listrik akan digunakan untuk lapis pertama. Kemudian untuk lapis kedua akan dipersenjatai dengan gas air mata. Selanjutnya untuk lapis ketiga menggunakan peluru karet. Hal itu untuk antisipasi jika PKL kembali anarkis.

Dirazia Satpol PP, PKL Monas Sembunyi

"Kalau Anda anarkis saya tembak. Nanti peluru karet itu saya bilang itu lapis ketiga. Kita sudah punya senjata itu. Kalau dia masih anarkis ya kita pakai peluru karet," ujarnya.

Basuki mengaku saat ini Satpol PP sudah memiliki persenjataan tersebut. Namun, tidak digunakan dalam berbagai penertiban. Melihat PKL yang semakin anarkis, pihaknya meminta peralatan untuk ditambah. "Kita sudah punya. Saya minta Pak Heru (BPAD) untuk tambah," ujarnya.

Seperti diketahui ratusan PKL kembali melakukan penyerangan kepada sejumlah personel Satpol PP yang berjaga di Pintu Timur Monas. Tak hanya itu, PKL juga melakukan perusakan fasilitas berjualan di kawasan kuliner Lenggang Jakarta hingga mengakibatkan kerugian Rp 100 juta.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1193 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1178 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye968 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye947 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye857 personBudhi Firmansyah Surapati