You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pemprov DKI akan Terus Bina PKL
photo Yopie Oscar - Beritajakarta.id

Pemprov DKI akan Terus Bina PKL

Insiden penyerangan kawasan kuliner Lenggang Jakarta beberapa waktu lalu tidak membuat Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kapok membina pedagang kaki lima (PKL). Pemprov DKI juga tidak akan takut terhadap PKL liar dan akan terus membuat lokasi binaan bagi para PKL yang mau diatur.

Tidak kapok, lokasi binaan tetaplah kami bangun, inkubator itu tetap dijalankan untuk membina PKL

"Tidak kapok, lokasi binaan tetaplah kami bangun, inkubator itu tetap dijalankan untuk membina PKL," ujar Djarot Saiful Hidayat, Wakil Gubernur DKI Jakarta di Balaikota, Selasa (23/6).

Dirazia Satpol PP, PKL Monas Sembunyi

Djarot menegaskan, PKL harus menaati aturan ketertiban umum yang berlaku di ibu kota. Termasuk menjaga fasilitas umum (fasum) seperti trotoar dan jalan yang keberadaannya kerap diserobot PKL.

"Mereka tidak bisa seenaknya sendiri. Masyarakat Jakarta kepentingannya di luar juga harus kita perhatikan, tidak sekadar kepentingan PKL," tegasnya.

Terkait tindakan anarkis PKL menyerang Lenggang Jakarta, Djarot menduga aksi anarkis yang dilakukan ratusan PKL sudah terorganisir. Karena itu, polisi pun sudah turun tangan dan menetapkan tersangka provokator kejadian tersebut.

"Itu tindakan anarkis dan saya yakin itu sudah diorganisir sebelumnya, makanya polisi diturunkan," tandas Djarot.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2175 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1146 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

    access_time20-07-2026 remove_red_eye1065 personNurito
  4. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye1062 personAnita Karyati
  5. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1025 personFakhrizal Fakhri