You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Warga Diminta Kosongkan Bantaran Kali Sentiong
photo Rudi Hermawan - Beritajakarta.id

Warga Diminta Kosongkan Bantaran Kali Sentiong

Warga bantaran Kali Sentiong, Tanah Tinggi, Jakarta Pusat, diminta mengosongkan lapak serta tempat Mandi, Cuci, Kakus (MCK) di wilayah tersebut. Pasalnya, tempat itu akan dibongkar Pemkot Administrasi Jakarta Pusat setelah Lebaran.

Kami sudah berikan surat pemberitahuan sebanyak dua kali dan rencananya 22 Juli habis Lebaran kami tertibkan

Lurah Tanah Tinggi, Abdul Hakim mengatakan, pihaknya sudah mengetahui keberadaan bangunan MCK  dan lapak liar tersebut. Pihaknya juga sudah melakukan sosialisasi dan pemberitahuan agar segera dikosongkan.

"Kami sudah berikan surat pemberitahuan sebanyak dua kali dan rencananya 22 Juli habis Lebaran kami tertibkan," tutur Abdul, Rabu (24/6).

80 Persen Warga Kampung Pulo Siap Direlokasi

Lebih lanjut,  saat ini pihaknya masih berkoordinasi dengan Suku Dinas Tata Air Jakarta Pusat agar segera melakukan pengerjaan pemasangan sheet pile usai dilakukan penertiban, sehingga bangunan liar tersebut tidak muncul kembali.

"Ini bisa menambah lebar jalan kira-kira dua meter dan ini juga program Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membuat jalan inspeksi," ucapnya.

Pantauan di lapangan selain dijadikan tempat MCK, lapak liar, tempat menaruh gerobak, kawasan itu juga kerap dijadikan lokasi nongkrong anak-anak muda.

"Tempat ini dijadikan tempat nongkrong dan sering disalahgunakan, jadi rawan kriminal," kata Warsini (45), warga setempat.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1186 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1169 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye953 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye940 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye850 personBudhi Firmansyah Surapati