You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Saluran Jalan Kramat Raya Diperbaiki
photo Jhon Syah Putra Kaban - Beritajakarta.id

Saluran Jalan Kramat Raya Diperbaiki

Kerusakan saluran air di Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat, diperbaiki Pemkot Administrasi Jakarta Pusat. Perbaikan dilakukan agar air tidak meluap lagi saat hujan dan merusak jalan di sekitarnya.

Karena salurannya mampet, imbasnya sangat membahayakan pengguna jalan karena sering timbul lubang kecil di jalan tersebut

Pantauan beritajakarta.com sebanyak delapan buah lubang terlihat sedang dilakukan pengerukan oleh petugas. Namun, karena kerusakan persis berada di satu lajur jalan, pengguna kendaraan diimbau untuk berhati-hati saat melintas.

Kepala Seksi PU Tata Air Kecamatan Senen, Supriyatno mengatakan, saluran tersebut mengalami pedangkalan sejak lama. Imbasnya saat hujan saluran kerap mampet dan air menggenang di jalan raya.

Warga Keluhkan Saluran Air Mampet

"Karena salurannya mampet, imbasnya sangat membahayakan pengguna jalan karena sering timbul lubang kecil di jalan tersebut," ujarnya, Kamis (25/6).

Rusdi (36) salah seorang pengguna jalan mengaku, senang saluran tersebut diperbaiki. Pasalnya, setiap kali ada genangan pengendara sulit melintas.

"Baguslah diperbaiki, mudah-mudahan saat lewat tidak ada lagi genangan air," katanya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6789 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6166 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1402 personDessy Suciati
  4. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1291 personTiyo Surya Sakti
  5. Pemprov DKI Terus Upayakan Jaga Stabilitas Harga dan Stok Pangan

    access_time13-03-2026 remove_red_eye1241 personAldi Geri Lumban Tobing