You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Gedung Pusdiklat PLN Tidak Memenuhi keselamatan Kebakaran
photo Devi Lusianawati - Beritajakarta.id

Rawan Terbakar, Pusdiklat PLN Dipasang Peringatan

Akibat kebakaran yang intensitasnya cukup sering di ibu kota,  Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta terus meningkatkan pengawasan sistem proteksi kebakaran pada seluruh gedung bertingkat.

Kalau pemasangan striker ini tidak dihiraukan, kami akan memberikan peringatan ketiga dan keempat, hingga sanksi terakhir berupa pengosongan gedung

Pengawasan ini juga dibarengi dengan sanksi tegas pada gedung bertingkat yang belum memiliki proteksi pemadam kebakaran memadai. Diantaranya adalah Gedung Pusdiklat PLN di Jalan S Parman, Palmerah, Jakarta Barat.

Di kaca pintu masuk gedung tersebut ditempeli stiker bertuliskan, "Bangunan ini tidak memenuhi keselamatan kebakaran." Selain Pusdiklat PLN, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI juga memasang stiker yang sama di Gedung Bank Windu Kencana.

2 Gedung Bertingkat di DKI Disegel

Kedua gedung ini dinilai telah melanggar Perda Nomor 8 Tahun 2008 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Bahaya Kebakaran.

"Kalau pemasangan striker ini tidak dihiraukan, kami akan memberikan peringatan ketiga dan keempat, hingga sanksi terakhir berupa pengosongan gedung," kata Jon Vendri, Kepala Bidang Pencegahan Kebakaran Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI, Kamis (2/7).

Pemasangan stiker ini, lanjut Jon, diharapkan dapat memberikan sanksi sosial bagi pemilik dan pengelola gedung. Dengan adanya sanksi sosial dari masyarakat, menurut Jono, pemilik atau pengelola gedung dapat segera bertindak memperbaiki sistem proteksi kebakaran.

"Setelah diperbaiki, kami akan verifikasi apakah benar telah diperbaiki atau tidak. Bila memenuhi syarat, maka stiker akan dicabut," tutur Jon.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6776 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6126 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1390 personDessy Suciati
  4. PT Pembangunan Jaya Ancol Berkolaborasi Santuni 2.000 Mustahik

    access_time08-03-2026 remove_red_eye1266 personAnita Karyati
  5. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1232 personTiyo Surya Sakti