You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Penanganan PKL Dilakukan secara Terpadu
photo Yopie Oscar - Beritajakarta.id

Penanganan PKL Dilakukan secara Terpadu

Penanganan pedagang kaki lima (PKL) terus dilakukan Pemprov DKI Jakarta. Penataan PKL tersebut dilakukan secara terpadu untuk tujuan revitalisasi kota, sehingga dilakukan tidak tebang pilih antara PKL Bendungan Hilir (Benhil) maupun PKL Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Nanti akan kami cek lebih lanjut, semuanya tanpa kecuali harus dapat perlakuan yang sama, harus ditata sing apik,

“Nanti akan kami cek lebih lanjut, semuanya tanpa kecuali harus dapat perlakuan yang sama, harus ditata sing apik,” kata Djarot Saiful Hidayat, Wakil Gubernur DKI di Balakota, Rabu (1/7). 

Ia mengatakan, penanganan secara terpadu itu melibatkan PD Pasar Jaya, Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, Menengah, dan Perdagangan (KUMKMP) serta kecamatan.

PKL Kembali Padati Jalan Kalibaru Timur

"Kita ingin penanganan PKL terpadu untuk mencari solusi terbaik sehingga semua pihak dapat diuntungkan," ujarnya.

Penataan ini, lanjut Djarot, juga dimaksudkan agar tidak mengganggu kegiatan masyarakat sekitar. Terutama terkait kemacetan yang ditimbulkan.

"Tentu akan kami bicarakan dengan pihak-pihak terkait. Terus terang saja, PKL kan penggerak sektor ril, tetapi memang mereka juga harus wajib tertib," tuturnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1168 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1147 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye911 personAnita Karyati
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye907 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye834 personBudhi Firmansyah Surapati