You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Warga Pulau Manfaatkan Fasilitas Jakwifi untuk Berdagang
photo Anita Karyati - Beritajakarta.id

Layanan JAKWifi Bantu Warga Pulau Berjualan Online

Layanan internet gratis JAKWifi yang disediakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Kominfotik) makin dirasakan manfaatnya bagi masyarakat Kepulauan Seribu.

Layanan JAKWifi sangat bermanfaat sekali untuk kami dalam memasarkan produk

Di bulan suci Ramadan, JAKWifi tidak hanya dimanfaatkan para pelajar, tapi juga pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) binaan atau Jakpreneur dalam memasarkan produk.

Dessy Irma (32), warga RT 07/01, Pulau Panggang, Kepulauan Seribu Utara mengaku sering memanfaatkan layanan JAKWifi di taman mini dekat dermaga utama. Layanan internet gratis tersebut dimanfaatkannya untuk memasarkan berbagai produk makanan dan takjil melalui market place.

Yuk, Nikmati Beragam Menu Takjil di Tidung Market Online

"Layanan JAKWifi sangat bermanfaat sekali untuk kami dalam memasarkan produk. Karena selain berjualan di taman, kami juga menjual via online di grup whatsapp dan media sosial lainnya," kata Dessy, Kamis (13/4).

Ia mengaku mulai menekuni usaha yang digelutinya ini sekitar sepuluh tahun lalu dibantu ibunya. Harga menu makanan dan takjil yang dijual secara online bervariasi mulai dari Rp 5 ribu hingga Rp 25 ribu.

"Rata-rata pendapatan saya Rp 250 ribu per hari. Saya harap usaha UKM di pulau dapat terus berkembang dan bisa meningkatkan pendapatan ekonomi warga," ucapnya.

Hal senada diungkapkan Sri Mulyati (40), warga RT 04/01, Pulau Lancang yang kerap

menggunakan layanan JAKWifi dekat kolam ikan depan kantor kelurahan.

Wanita ini menggunakan layanan tersebut untuk berjualan takjil secara online selama Ramadan. Layanan itu juga dimanfaatkan untuk belajar dan mengerjakan tugas sekolah anaknya.

"Rata-rata warga Pulau Lancang berjualan takjil melalui online. Jadi kita tinggal nunggu pesanan lalu kita antarkan. Kebetulan rumah saya dekat dengan jaringan JAKWifi," tuturnya.

Ia mengutarakan, jenis jajanan takjil yang dijual beragam mulai dari gorengan, kue hingga minuman dengan harga berkisar dari Rp 3 ribu-Rp 15 ribu.

"Saya berterima kasih kepada pemerintah yang sudah memenuhi kebutuhan warganya," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye10484 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1319 personAnita Karyati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1242 personFakhrizal Fakhri
  4. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1212 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye961 personBudhi Firmansyah Surapati