You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Paska Bus Transjakarta Terbakar, Lorena Tarik Armada Jenis Komodo
photo Asep Kurnia - Beritajakarta.id

Pasca Terbakar, Lorena Tarik Bus Transjakarta Komodo

PT Eka Sari Lorena menarik seluruh armada bus Transjakarta merek komodo, Jumat (3/7). Hal ini dilakukan untuk melakukan pemeriksaan secara detail pasca terbakarnya bus jenis itu di Halte UI Salemba pagi tadi. 

Ini baru dugaan awal saja bahwa kebakaran akibat korsleting listrik pada kabel AC

Adapun bus yang terbakar pagi tadi bernopol B 7436 IP dengan nomor lambung LRN-045 melayani rute Kampung Melayu - Ancol.

Direktur Operasional PT Lorena, Donny Andy S Saragih mengatakan, bus yang terbakar baru seminggu dilakukan servis besar. Bahkan setiap akan beroperasi, bus diperiksa kondisinya oleh tim mekanik di pool bus, yang terletak di Jl Raya Mabes TNI, Ceger, Cipayung, Jakarta Timur. Dugaan kebakaran terjadi akibat hubungan arus pendek pada kabel AC atau mesin pendingin ruangan.

Bus Transjakarta Terbakar di Halte UI Tak Punya APAR

"Ini baru dugaan awal saja bahwa kebakaran akibat korsleting listrik pada kabel AC," ujar Donny, Jumat (3/7).

Ia menampik kalau perusahaannya tidak melakukan perawatan AC secara rutin. Hanya saja memang karena kondisi kabel berada di dalam bodk sehingga tidak terprediksi akan terjadi hubungan arus pendek listrik. Atas kejadian ini, bus langsung ditarik ke pool bus.

Agar kejadian seperti ini tak terulang, pihaknya akan memperketat pemeriksaan terhadap seluruh bus. Bahkan seluruh bus jenis Komodo ini untuk sementara ditarik ke pool, guna pemeriksaan secara menyeluruh.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1189 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1172 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye960 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye944 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye853 personBudhi Firmansyah Surapati