You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Jakut Diduga Belum Bebas dari Panganan Berbahaya
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

Pasar di Jakut Belum Bebas dari Makanan Berbahaya

Masyarakat diimbau untuk ekstra waspada saat berbelanja produk pangan di pasar tradisional di Jakarta Utara. Pasalnya, masih ada sejumlah pedagang yang nekat menjual produk pangan mengandung zat berbahaya.

Temuan sampel terdiri dari sosis yang mengandung chlorine dan kikil yang mengandung formalin

Berdasarkan hasil inspeksi mendadak (sidak) di 10 pasar tradisional pada Kamis (11/6) dan Jumat (12/6) lalu, ditemukan tujuh sampel makanan yang mengandung formalin dan chlorine.

Ke-10 pasar yang sidak adalah Pasar Inpres Kelapa Gading Timur, Pasar Mandiri, Pasar Tugu, Pasar Lontar, Pasar Sunter Podomoro, Pasar Sungai Bambu, Pasar Lokbin Rorotan, Pasar Kalibaru, Pasar Muara Karang dan Pasar Pluit.

Produsen Tahu Berformalin Diamankan Polres Jakpus

"Temuan sampel terdiri dari sosis yang mengandung chlorine dan kikil yang mengandung formalin. Tujuh sampel yang kedapatan positif tersebut diambil dari enam pasar," jelas Una Rusmana, Kepala Suku Dinas Kelautan, Pertanian dan Ketahanan Pangan (KPKP) Jakarta Utara, Selasa (7/7).

Una mengungkapkan, zat formalin dan chlorine sangat berbahaya bagi tubuh manusia. Karena apabila dikonsumsi dalam waktu lama bisa menyebabkan kerusakan ginjal dan hati serta berpotensi menimbulkan penyakit kanker.

Asisten Pemerintahan Jakarta Utara, Tony Sukanda menambahkan, para pedagang yang ketahuan menjual produk pangan berbahaya sudah diberikan teguran. Ke depan jika masih melakukan hal yang sama dapat dikenakan sanksi pembinaan.

"Selama ini mungkin saja mereka tidak tahu. Intinya, kita ingin masyarakat Jakarta Utara mendapat panganan yang baik dan tidak berbahaya," ujar Tony.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1151 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1137 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye899 personAnita Karyati
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye847 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye823 personBudhi Firmansyah Surapati