You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Produk Mamin Kemasan di Jaktim Aman Dikonsumsi
photo Budhy Tristanto - Beritajakarta.id

Produk Kemasan di Jaktim Aman Dikonsumsi

Wakil Walikota Jakarta Timur, Husein Murad menegaskan, makanan dan minuman kemasan yang dijual di supermarket maupun minimarket di Jakarta Timur aman untuk dikonsumsi warga.

Sebanyak 22 sampel makanan sudah di tes, semuanya negatif dari bahan berbahaya. Kondisinya baik dan aman untuk dikonsumsi

"Produk makanan dan minuman di sini aman untuk dikonsumsi," tegas Husein Murad, saat gelar inspeksi mendadak (sidak) ke salah satu supermarket di wilayah Rawamangun bersama Tim Jejaring Keamanan Pangan Jakarta Timur, Selasa (7/7).

Dikatakan Husein, dari hasil tes yang dilakukan tim terpadu dari BPOM, Sudin Kesehatan dan instansi terkait lainnya terhadap sampel makanan dan minuman yang dipasarkan di supermarket tersebut, diketahui tak ada satu pun yang menggunakan bahan kimia berbahaya.

Makanan Berformalin Kembali Ditemukan di Pasar Rakyat

"Sebanyak 22 sampel makanan sudah dites, semuanya negatif dari bahan berbahaya. Kondisinya baik dan aman untuk dikonsumsi," ucap Husein.

Kepada pengelola supermarket, Husein meminta untuk tetap menjaga dan meningkatkan pengawasan, terutama soal masa berlaku makanan serta izinnya. "Jangan sampai nanti ada produk kadaluarsa dan ilegal dijual ke masyarakat," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6926 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5685 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye3661 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2135 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1902 personAnita Karyati