You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Ratusan Hewan Kurban di Kemayoran Diperiksa Kesehatannya
photo Wuri Setyaningsih - Beritajakarta.id

796 Ekor Hewan Kurban di Kemayoran Diperiksa

Suku Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Pusat memeriksa kesehatan ratusan hewan kurban menjelang perayaan Hari Raya Idul Adha 1444 Hijriah di Kemayoran.

Kita periksa kesehatan hewan kurban di 12 tempat penjualan 

Kepala Suku Dinas KPKP Jakarta Pusat, Penty Yunesi Pudyastuti mengatakan, totalnya, ada 796 ekor hewan kurban di empat kelurahan di kecamatan Kemayoran yang diperiksa.

"Kita periksa kesehatan hewan kurban di 12 tempat penjualan yang tersebar di Serdang, Kebon Kosong, Cempaka Baru dan Gunung Sahari Selatan," ujarnya, Senin (19/6).

Sudin KPKP Jaktim Periksa 6.261 Hewan Kurban yang Disembelih

Penty merinci, 796 ekor hewan kurban yang diperiksa terdiri dari 579 ekor kambing, 132 ekor domba dan 85 ekor sapi. Dari hasil pemeriksaan ini ditemukan ada satu ekor hewan dalam kondisi sakit di bagian kaki.

"Kita sudah tindaklanjuti dengan menyuntik vitamin dan memberikan obat nyeri dan obat penguat otot," terangnya.

Ia menjelaskan, dalam pemeriksaan hewan kurban tersebut, pihaknya mengerahkan dua petugas dan satu dokter hewan.

"Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan hewan kurban yang dijual berkondisi sehat," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye7484 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1283 personAnita Karyati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1186 personFakhrizal Fakhri
  4. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1047 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye931 personBudhi Firmansyah Surapati