You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pasar Kombongan Dibangun Ramah Disabilitas
photo Istimewa - Beritajakarta.id

Pasar Kombongan Dibangun Ramah Disabilitas

Perumda Pasar Jaya meresmikan dimulainya pembangunan Pasar Kombongan di Jalan Bungur Besar XVII, RT 13/01, Kelurahan Gunung Sahari Selatan, Kemayoran, Jakarta Pusat yang akan dibangun dengan konsep ramah bagi penyandang disabilitas.

Selain aksesibilitas, nantinya ada juga toilet yang dibuat ramah bagi penyandang disabilitas

Pelaksanan Harian (Plh) Direktur Utama Perumda Pasar Jaya, Aristianto mengatakan, pasar ini dibangun dengan konsep ramah disabilitas untuk menghadirkan kesetaraan di Jakarta dan kenyamanan untuk semua.

"Selain aksesibilitas, nantinya ada juga toilet yang dibuat ramah bagi penyandang disabilitas," ujarnya, usai prosesi Groundbreaking Pembangunan Pasar Kombongan, Kamis (13/7).

Komitmen Hadirkan Ruang Kreatif, Pemprov DKI Resmikan Jakarta Creative Zone

Aris menjelaskan, Pasar Kombongan dibangun di lahan seluas 2.662 meter persegi. Pasar ini akan dibangun dua lantai dengan menyediakan 197 tempat usaha terdiri dari 150 kios dan 47 Los.

"Pembangunan ditargetkan selesai pada triwulan 2 tahun 2024. Pasar ini diprioritaskan bagi pedagang eksisting," terangnya.

Menurutnya, Pasar Kombongan juga akan dilengkapi dengan sejumlah fasilitas pendukung seperti, tempat parkir, toilet, ruang ibadah hingga kantor pasar.

"Kami berkomitmen agar pasar-pasar di Jakarta itu bersih, aman dan nyaman," ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Jakarta Pusat, Chaidir sangat mengapresiasi, Perumda Pasar Jaya yang membangun Pasar Kombongan dan pasar-pasar lain di Jakarta, khususnya Jakarta Pusat dengan konsep ramah penyandang disabilitas.

"Tentu pasar ini akan memberikan kenyamanan bagi semua kalangan. Untuk menarik minat masyarakat berbelanja ya pasar itu harus bersih, aman, nyaman dan tertib,"  ucapnya.

Ia menambahkan, adanya Pasar Kombongan ini akan memudahkan masyarakat dalam berbelanja untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

"Kita tentu berharap daya beli masyarakat itu meningkat dan pasar bergeliat secara dinamis lebih bagus. Kemudian, dengan adanya pasar ini dapat meningkatkan pemberdayaan dan perekonomian masyarakat setempat," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 103 Sekolah Swasta di Jakarta Gratis, Ini Daftarnya

    access_time24-04-2026 remove_red_eye39443 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Korsleting Diduga Picu Kebakaran Rumah di Lebak Bulus

    access_time24-04-2026 remove_red_eye3407 personTiyo Surya Sakti
  3. Sambut May Day, Senam Sehat dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis Digelar di Monas

    access_time23-04-2026 remove_red_eye1805 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. 70 Warga Kayu Manis Diedukasi Pilah Sampah

    access_time25-04-2026 remove_red_eye1702 personNurito
  5. Satpol PP DKI Usulkan Penambahan Personel

    access_time24-04-2026 remove_red_eye1550 personAldi Geri Lumban Tobing