You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Kekeringan, Taman Jalur Hijau Kwitang Raya Rusak.
photo Jhon Syah Putra Kaban - Beritajakarta.id

Kekeringan, Taman Jalur Hijau Kwitang Rusak

Kondisi sejumlah taman jalur hijau di Jakarta Pusat sangat memprihatinkan. Banyak pohon maupun rerumputan terlihat mati akibat kemarau panjang yang terjadi di Ibu Kota. Salah satunya seperti terlihat di taman yang berada di Jalan Kwitang Raya, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat.

Memang sudah lama tak turun hujan, makanya banyak yang layu dan mengering tanamannya. Kita harap instansi terkait lebih rajin melakukan perawatan

Pantauan beritajakarta.com, kondisi tanaman seperti pohon dan rerumputannya terlihat banyak yang berwarna kecoklatan dan mengering. Kondisi tanaman berbunga juga banyak yang tampak layu.

Kadis Taman Geram TPU Karet Bivak Kotor

"Memang sudah lama tak turun hujan, makanya banyak yang layu dan mengering tanamannya. Kita harap instansi terkait lebih rajin melakukan perawatan,” ujar Sarwan (45), warga sekitar, Senin (13/7).

Kepala Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta, Ratna Diah Kurniati mengatakan musim kemarau yang cukup panjang menyebabkan sejumlah tanaman mengering. Karena itu, pihaknya berencana akan mengganti sejumlah tanaman yang lebih tahan udara panas.

”Makanya kita mau ganti tanaman dengan yang tahan panas seperti paku dan bougenvil, penyiraman juga terkendala karena di setiap sudin hanya ada 3-5 truk tangki air,” katanya.

Selain itu menurutnya dalam waktu dekat seluruh taman yang ada di jakarta akan dilengkapi dengan CCTV. Hal ini untuk lebih mempermudah pengawasan seluruh taman yang ada.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1177 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1153 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye931 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye919 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye840 personBudhi Firmansyah Surapati