You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Penanganan, Stunting, Pademangan Barat, Lintas Sektor
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

Puskesmas Pademangan Sosialisasikan Penanganan Stunting di RPTRA Budi Mulia

Puskesmas Pademangan, Jakarta Utara, Kamis (27/7), melakukan sosialisasi dan monitoring penanganan stunting di RPTRA Budi Mulia, Kelurahan Pademangan Barat. Kegiatan yang digelar dalam dua sesi ini diikuti 100 peserta.

Bila terintegrasi dan sistematis hasilnya akan lebih komprehensif dan maksimal

Kepala Puskesmas Kecamatan Pademangan, Ocroviana Carolina mengatakan, peserta yang ikut dalam kegiatan ini terdiri dari perwakilan satuan pelaksana (Satlak) OPD tingkat kelurahan, kasie kesra kecamatan dan kelurahan, serta ibu dari balita stunting.

"Sosialisasi digelar dalam dua sesi. Pertama tentang cara mengolah makanan protein tinggi untuk anak stunting, kedua soal koordinasi penanganan," ucapnya.

Puskesmas Kecamatan Kembangan Komitmen Tekan Kasus Stunting

Menurut Octoviana, sosialisasi dan monitoring ini sebagai wujud penggalangan dukungan lintas sektor dalam program pengentasan stunting di wilayahnya.

Dia menambahkan, program penanganan stunting di setiap satlak OPD bisa diintegrasikan untuk melakukan penanganan di wilayah Kelurahan Pademangan Barat.

"Bila terintegrasi dan sistematis, kami yakin hasilnya akan lebih komprehensif dan maksimal mengentaskan stunting," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye10821 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1327 personAnita Karyati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1249 personFakhrizal Fakhri
  4. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1242 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye969 personBudhi Firmansyah Surapati