You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pengerukan Lumpur PHB Kalibata Bawah Rampung September
photo Andri Widiyanto - Beritajakarta.id

Pengerukan Saluran PHB Kalibata Bawah Rampung September

Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Selatan tengah mengebut pengerukan lumpur di Saluran Penghubung (PHB) Kalibata Bawah, Jalan Lapangan Roos, Bukit Duri, Tebet. 

Semoga semua selesai sesuai target

Koordinator Lapangan SDA Kecamatan Tebet, Ammu Setiawan mengatakan, pengerukan lumpur dilakukan untuk menambah daya tampung air pada saluran. Sehingga ketika musim hujan, air tidak meluap ke pemukiman warga.

"Sekarang sedang musim kemarau, kita hindari pendangkalan kali," ujarnya, Selasa (15/8). 

5.195 Meter Kubik Enceng Gondok Diangkat dari Waduk Pluit

Ammu menjelaskan, pengerukan lumpur di saluran ini dikerjakan sepanjang 700 meter dengan kedalaman 80 sentimeter. Dalam kegiatan tersebut, pihaknya mengerahkan delapan personel berikut tiga alat berat. 

Ia menambahkan, pengerjaan pengerukan telah dimulai sejak Juni 2023 lalu dan ditargetkan rampung pada pertengahan September. Per hari, para personel di lapangan sedikitnya mampu mengangkut 70 meter kubik lumpur dari saluran di lokasi.

"Semoga semua selesai sesuai target. Jadi saat musim hujan, saluran sudah mampu menampung debit air yang cukup banyak," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6828 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6292 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1429 personDessy Suciati
  4. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1400 personTiyo Surya Sakti
  5. Pemprov DKI Terus Upayakan Jaga Stabilitas Harga dan Stok Pangan

    access_time13-03-2026 remove_red_eye1291 personAldi Geri Lumban Tobing