You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Aneka Hiburan Rakyat Bakal Hibur Pengunjung TMII
photo Doc - Beritajakarta.id

Theater Imax Keong Mas Luncurkan Film Terbaru

Untuk memeriahkan pengunjung selama libur Lebaran pada 16-22 Juli nanti, Theater Imax Keong Mas TMII meluncurkan film terbarunya, Volcanoes of The Deep Sea. Film ini akan diputar perdana pada Hari Raya Idul Fitri nanti.

Ini film baru yang akan mula diputar perdana pada hari raya nanti

"Ini film baru yang akan mula diputar perdana pada hari raya nanti," ujar Asep Sumarna, Kepala Seksi Humas TMII, Rabu (15/7).

Libur Lebaran, TMII Targetkan 300 Ribu Pengunjung

Selain itu, kata Asep, saat libur Lebaran nanti TMII juga akan menyajikan berbagai panggug hiburan rakyat selama seminggu. "Di Plaza Tugu Api Pancasila nanti ada panggung musik dangdut dengan bintang tamu dangdut Pantura Asep dan Putri Kicau," katanya.

Tak hanya itu, ada juga panggung kesenian rakyat mulai dari musik gambang kromong, lenong Betawi, musik campur sari, debus, dan kuda lumping. "Kita sajikan berbagai hiburan rakyat untuk pengunjung," jelasnya.

Untuk sarana lainnya, lanjut Asep, pengelola tidak menaikkan tarif khusus kepada pengunjung, misalnya untuk sarana kereta gantung dan bus keliling.

"Tarif kereta gantung tetap Rp 40 ribu per orang, dan untuk bus keliling dikenakan tarif Rp 5.000 sekali jalan berkeliling areal TMII seluas 150 hektare," ungkapnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1181 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1154 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye938 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye920 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye842 personBudhi Firmansyah Surapati