You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
5.000 Ekor Ikan Nila Ditebar di Waduk Setu
photo Nurito - Beritajakarta.id

5.000 Benih Ikan Nila Ditebar di Waduk Setu

Sebanyak 5.000 ekor benih ikan Nila ditebar di Waduk Setu, Cipayung, Jakarta Timur, Sabtu (19/8). Penebaran benih ikan dilakukan Wali Kota Jakarta Timur, Muhammad Anwar.

Jadi destinasi wisata sekaligus ajang memancing warga

Penebaran benih ikan Nila ini dilakukan Anwar bersama Ketua TP PKK Diah Anwar, Camat Cipayung, Panangaran Ritonga, para lurah, Ketua RW 03 Setu dan sejumlah pejabat terkait lainnya 

Anwar mengatakan, kegiatan ini untuk menambah jumlah ikan di waduk tersebut. Nantinya ikan tersebut hanya boleh dipancing warga agar dapat dikonsumsi secara gratis untuk menambah gizi, sekaligus untuk berwisata air.

Anwar Ajak Masyarakat Rawat Tanaman di Kolong Tol Becakayu

"Penebaran benih ikan dilakukan karena Waduk Setu ini dijadikan tempat destinasi wisata sekaligus ajang memancing warga. Sehingga perlu dilestarikan," kata Anwar.

Selain itu, lanjut Anwar, Waduk Setu  juga  sebagai sarana untuk keseimbangan alam karena dapat menyimpan air saat kemarau dan jadi tempat penampungan dikala musim hujan.

"Yang terpenting waduk ini juga berguna untuk pengendalian banjir di wilayah hilirnya. Seperti di Cipinang Melayu dan Halim," tukas Anwar.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Komisi E Minta Verifikasi KJP tak Putus Bantuan di Tengah Tahun

    access_time10-09-2026 remove_red_eye1303 personFakhrizal Fakhri
  2. 17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

    access_time14-09-2026 remove_red_eye1050 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Gempa di Perairan Pulau Seribu Tidak Akibatkan Kerusakan

    access_time12-09-2026 remove_red_eye953 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Konstruksi Ruang Multifungsi dan Entre Baru Stasiun Bundaran HI Bank Jakarta Capai 23,52 Persen

    access_time10-09-2026 remove_red_eye883 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

    access_time14-09-2026 remove_red_eye766 personBudhi Firmansyah Surapati