You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Antisipasi Lonjakan Pemudik, 46 Unit Angkutan Malam Hari (Amari) Disiapkan
photo Jhon Syah Putra Kaban - Beritajakarta.id

Sambut Arus Balik Mudik, 46 Amari Dioperasikan

Peningkatan jumlah arus balik penumpang diprediksi akan terjadi pada malam ini. Untuk mengantisipasinya, 46 unit Angkutan Malam Hari (Amari) disiapkan dengan jam operasional hingga pagi hari.

Pengamanan juga sudah disiapkan, satu bus ada 2 orang yang siaga

Direktur Utama PT Transjakarta, Antonius Kosasih mengatakan, armada ini akan dibagi ke sejumlah koridor yang diprediksi akan dipadati penumpang.

"Bus angkutan malam hari akan mulai dioperasikan sejak jam 22.00 hingga jam 04.30, sudah diatur di sejumlah koridor yang akan ramai pemudik," ujarnya, Selasa (21/7).

Lebaran, Bus City Tour Jadi Primadona

Seluruh bus akan dibagi di sejumlah koridor di antaranya, koridor 1 ada 6 bus, koridor 2 ada 8 bus, koridor 3 ada 6 bus, koridor 5 ada 6 bus, koridor 8 ada 6 bus, koridor 9 ada 9 bus dan koridor 10 ada 6 bus. Nantinya seluruh bus akan beroperasi dari terminal dan sejumlah stasiun yang aktivitas kedatangan penumpangnya pada malam hari.

"Pengamanan juga sudah disiapkan, satu bus ada 2 orang yang siaga. Untuk halte ada 20 orang petugas dan pengamanan kita untuk melakukan penjagaan," jelasnya.

Jumlah layanan bus tersebut menurutnya dinilai cukup untuk mengakomodir warga yang ingin kembali ke rumah masing-masing. Pasalnya, sejumlah bus AKAP juga dinilai akan penuh penumpang saat kedatangan arus balik pemudik hingga esok pagi.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1189 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1172 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye960 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye944 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye853 personBudhi Firmansyah Surapati