You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Hari Kesehatan Jiwa Sedunia Digelar di Jaksel
photo Tiyo Surya Sakti - Beritajakarta.id

Hari Kesehatan Jiwa Sedunia Digelar di Jaksel

Suku Dinas Kesehatan (Sudinkes) Jakarta Selatan menggelar kegiatan peringatan Hari Kesehatan Jiwa Sedunia 2023 di Gedung Auditorium Universitas Paramadina, Jalan Gatot Subroto, Mampang Prapatan. 

 Hari ini kita pastikan kesehatan mental dihargai, dipromosikan dan dilindungi

Kepala Sudinkes Jakarta Selatan, Yudi Dimyati mengatakan, kegiatan ini bertujuan

meningkatkan pengetahuan, kesadaran dan juga mendorong tindakan yang melindungi kesehatan mental setiap orang sebagai hak asasi manusia universal

Lansia di Duri Selatan Manfaatkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

"Hari ini kita pastikan kesehatan mental dihargai, dipromosikan dan dilindungi," ujarnya, Rabu (18/10).

Yudi menuturkan, masalah kesehatan mental bukanlah sesuatu hal yang tabu dibicarakan. Sebaliknya perlu ditangani dan dicegah sedini mungkin, sehingga bisa mengurangi dampak negatif yang ditimbulkan.

"Saya harap, stigma negatif yang beredar di masyarakat tentang kesehatan mental harus segera dihapuskan agar tidak menimbulkan kekhawatiran lebih dalam bagi penderita" ucapnya. 

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Jakarta Selatan, Habib Asyari menambahkan, kegiatan ini juga dapat sebagai pengingat jika derajat kesehatan masyarakat akan terwujud apabila semua komponen bangsa berperan.

Terutama berperan dalam upaya kesehatan, memprioritaskan promotif- preventif serta semakin menggalakkan ajakan hidup sehat.

"Saya sampaikan terima kasih atas segala partisipasi semua pihak yang mensukseskan acara ini," katanya.

Kepala Puskesmas Kecamatan Mampang Prapatan, Melvin Sijabat menjelaskan, dalam kegiatan ini pihaknya turut mengundang 200 peserta yang terdiri dari pelajar SMA sederajat, pasien Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) dan masyarakat umum.

Selain itu, pihaknya juga menggelar layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi para peserta yang hadir dalam kegiatan tersebut.

“Sasarannya pelajar SMA se-Jakarta Selatan. Karena banyak kasus kesehatan mental yang terjadi pada remaja sekarang ini," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

    access_time20-07-2026 remove_red_eye1246 personNurito
  2. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye1216 personAnita Karyati
  3. Kebakaran di Spark Sport Academy Pondok Bambu Berhasil Dipadamkan

    access_time20-07-2026 remove_red_eye971 personNurito
  4. Bus Open Top Tour Jakarta Batavia Resmi Beroperasi

    access_time23-07-2026 remove_red_eye942 personBudhi Firmansyah Surapati
  5. Pramono Dorong Forkabi Kompak Bangun Jakarta

    access_time24-07-2026 remove_red_eye844 personDessy Suciati