You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
150 Anak Balita Ditimbang di Posyandu RW 05 Duri Selatan
photo Istimewa - Beritajakarta.id

Tumbuh Kembang Balita Dicek di Posyandu RW 05 Duri Selatan

Sebanyak 150 anak balita dicek tumbuh kembang dan kesehatannya di Posyandu RW 05, Kelurahan Duri Selatan, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat.

Keberadaan Posyandu ini sangat penting

Lurah Duri Selatan, Tariswan mengatakan, pemantauan tumbuh kembang dan kesehatan balita tersebut juga merupakan salah satu upaya pencegahan dan penurunan angka stunting di wilayahnya.

“Dicek mulai dari penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, imunisasi, pengukuran lingkar kepala, lingkar lengan, pemberian vitamin A, dan pemberian makanan tambahan,” ujar Tariswan, saat meninjau Posyandu RW 05 Kelurahan Duri Selatan, Jumat (27/10).

110 Kader Posyandu Balita Diedukasi Teknik Berkomunikasi

Dikatakan Tariswan, selain menggelar layanan Posyandu, pihaknya bersama kader Posyandu juga menggelar layanan jemput bola dengan mengunjungi rumah orang tua yang memiliki balita secara door to door.

Dina (32), warga setempat mengaku sangat terbantu dengan keberadaan Posyandu di wilayah tempat tinggalnya.

“Keberadaan Posyandu ini sangat penting, karena kita sebagai orang tua bisa mengetahui tumbuh kembang dan kondisi kesehatan anak kita,” tandas ibu yang memiliki anak berusia dua tahun ini.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Lurah Kalisari Minta Maaf Terkait Unggahan Foto AI, Petugas Disanksi

    access_time06-04-2026 remove_red_eye29564 personNurito
  2. Kasatpol PP Jaksel Pastikan Penertiban PKL di Jalan HR Rasuna Said Humanis

    access_time07-04-2026 remove_red_eye2260 personTiyo Surya Sakti
  3. Pemprov DKI Pastikan Gelar Lebaran Betawi 2026 Pekan Depan

    access_time03-04-2026 remove_red_eye1212 personFakhrizal Fakhri
  4. Jakarta Melesat Duduki Peringkat Kedua Kota Teraman di ASEAN

    access_time07-04-2026 remove_red_eye1210 personDessy Suciati
  5. Legislator Dukung Penertiban Billboard Bermuatan Sensitif

    access_time06-04-2026 remove_red_eye969 personFakhrizal Fakhri