You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Lima Gubuk Liar di Gunung Antang Ditertibkan
photo Nurito - Beritajakarta.id

Lima Gubuk Liar di Gunung Antang Ditertibkan

Puluhan personel gabungan melakukan penertiban bangunan liar di bantaran rel kereta api di kawasan Gunung Antang, RW 09 Kelurahan Palmeriam, Matraman, Jakarta Timur, Kamis (18/1). 

Keberadaan gubuk liar ini dikeluhkan masyarakat sekitar. 

Usai ditertibkan, kawasan tersebut dilakukan penjagaan oleh Satpol PP dan Satgas Sudin Sosial Jakarta Timur.

14.691 HPR Peliharaan Warga Telah Divaksin Rabies di Jaktim

Camat Matraman, Bambang Pangestu mengatakan, penertiban dilakukan karena bangunan tersebut diduga dijadikan tempat tinggal dan penjualan minuman keras ilegal. Sehingga lingkungan terkesan kumuh.

"Keberadaan gubuk liar ini dikeluhkan masyarakat sekitar. Dikawatirkan ini dijadikan tempat hal-hal yang tak diinginkan," ujar Bambang.

Dia menjelaskan, penertiban melibatkan sekitar 30 personel gabungan dari unsur Satpol PP, PPSU, Sudin Sosial, Babinsa, Bimaspol dan apartur kelurahan dan kecamatan.

Lurah Palmeriam, Setiawan menambahkan, lima bangunan liar ini baru berdiri sekitar sebulan lalu. Pihaknya akan melakukan proses pengawasan agar bangunan liar tidak lagi berdiri di wilayah tersebut.

"Selain membuat kesan kumuh, juga membahayakan karena setiap saat melintas kereta api," tandas Setiawan.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 190 Satpol PP Dikerahkan Amankan Perayaan Malam Puncak HUT Jakarta

    access_time26-06-2026 remove_red_eye1175 personFolmer
  2. Warga Hingga Wisatawan Antusias Ikuti Lomba Mancing dan Tidung Beach Run

    access_time27-06-2026 remove_red_eye1088 personAnita Karyati
  3. 1.525 Guru PPPK di Jakut dan Kepulauan Seribu Teken Perpanjangan Kontrak Kerja

    access_time01-07-2026 remove_red_eye1049 personAnita Karyati
  4. Menuju 5 Abad Jakarta, Pramono-Rano Paparkan Capaian Pembangunan Infrastruktur

    access_time27-06-2026 remove_red_eye914 personDessy Suciati
  5. Pengecoran Tanggul Dermaga Pulau Untung Jawa Capai 57 Persen

    access_time29-06-2026 remove_red_eye885 personAnita Karyati