You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Konsultasi Publik Pembuatan Jalan Baru ke Mabes TNI Kembali Digelar
photo Nurito - Beritajakarta.id

Lima Warga Pemilik Lahan Setuju Pembangunan Jalan Baru ke Mabes TNI

Lima warga pemilik lahan menyatakan setuju proyek pembuatan akses jalan baru ke Mabes TNI. Persetujuan ditandai dengan penandatanganan berita acara saat konsultasi publik yang dilaksanakan, Selasa (23/1) di aula kantor Kelurahan Setu, Cipayung, Jakarta Timur.

Berdasarkan paparan diskusi dan musyawarah, mereka sepakat  dengan catatan. 

Konsultasi publik kedua ini dibuka Ketua Kelompok Pengaduan Sekretariat Tim Persiapan Pengadaan Tanah Biro Tata Pemerintahan DKI Jakarta, Agus Saputra, dengan narasumber dari Balai Besar Pelaksana Jalan Jakarta - Jawa Barat Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR),  Kanwil BPN DKI  dan Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI).

Agus Saputra mengatakan, konsultasi publik kedua ini digelar, karena lima warga pemilik satu bidang yang ada di Jalan Raya Setu ini tidak hadir saat kegiatan pertama.

Pemprov DKI Gelar Konsultasi Publik Rencana Pembangunan Akses Jalan ke Mabes TNI

"Berdasarkan paparan diskusi dan musyawarah, mereka sepakat  dengan catatan. Termasuk histori keluarga selama ini. Tentunya  ini jadi pertimbangan dari tim yang kita akomodir, dituangkan dalam berita acara," papar Agus.

Menurutnya, catatan yang diajukan warga tersebut masih memungkinkan untuk disepakati tim kajian. Dengan demikian, maka proses tahapan pelaksanaan sosialisasi telah selesai. Karena seluruh pihak sepakat  dan menandatangani berita acara konsultasi publik.

Ditambahkan Agus, tahapan selanjutnya akan  dibuatkan penetapan lokasi oleh Pj Gubernur DKI Jakarta. Pihaknya akan mempersiapkan berita acaranya terlebih dulu.

Diprediksi pada akhir Februari sudah keluar penetapan lokasinya dan diumumkan ke warga. Sehingga bisa dilanjutkan dengan proses selanjutnya, yakni pelaksanaan pengadaan tanah oleh  Badan Pertanahan Nasional (BPN)..

Sementara, salah seorang pemilik lahan,  Abdul Azis  (47) mengungkapkan, pihaknya setuju dengan rencana pembebasan lahan untuk pembangunan akses jalan baru menuju Mabes TNI Cilangkap. Namun dengan catatan persyaratan yang diajukannya itu disepakati.

"Prinsipnya kami mau saja pembebasan lahan ini untuk kepentingan negara. Namun dengan catatan persyaratan disepakati dan disetujui," kata Azis.

Menurutnya, ia bersama anggota keluarganya memohon agar pemberian ganti kerugian memperhatikan azas dan tujuan pengadaan tanah, lahan yang dibebaskan secara keseluruhan, sesuai luas lahan yang tertulis di sertifikat  811 meter persegi.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Warga Kebayoran Lama Selatan Diberi Layanan CKG

    access_time01-09-2026 remove_red_eye1302 personTiyo Surya Sakti
  2. Komisi B Ingin Transportasi Kepulauan Seribu Lebih Nyaman dan Terjangkau

    access_time30-08-2026 remove_red_eye1162 personFakhrizal Fakhri
  3. Lansia di Jaktim Dimotivasi Terapkan Pola Hidup Sehat dan Produktif

    access_time03-09-2026 remove_red_eye798 personNurito
  4. Bank Jakarta Raih KEJAR Award 2026

    access_time30-08-2026 remove_red_eye797 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Wagub Paparkan Kebijakan Umum Perubahan APBD 2026

    access_time31-08-2026 remove_red_eye786 personBudhi Firmansyah Surapati