You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Dinas Parekraf Gandeng Asosiasi dan Pelaku Usaha Pariwisata Ciptakan Kondusifitas Saat Ramadan
photo Istimewa - Beritajakarta.id

Asosiasi dan Pelaku Usaha Pariwisata Diajak Ciptakan Kondusifitas saat Ramadan

Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Provinsi DKI Jakarta mengajak asosiasi dan para pelaku usaha pariwisata di Jakarta untuk mendukung terciptanya suasana bulan Ramadan dan Hari Raya Idulfitri yang kondusif dengan tetap mengikuti aturan dan ketentuan yang berlaku.

Dengan begitu maka akan tercipta kondusifitas kegiatan kepariwisataan

Sekretaris Dinas Parekraf DKI Jakarta, Helma Dahlia mengatakan, Jakarta merupakan salah satu kota yang memiliki banyak industri pariwisata, hiburan dan rekreasi.

Dia menyampaikan, tempat hiburan disinyalir menjadi salah satu kegiatan usaha yang dianggap rawan melakukan pelanggaran pada hari-hari besar keagamaan, khususnya pada Bulan Suci Ramadan dan Hari Raya Idulfitri.

Dinas Parekraf Gelar Bimtek Pengawasan Usaha Pariwisata

Maka itu, perlu dilakukan pembinaan, sosialisasi serta pengawasan bagi pelaku usaha pariwisata agar para pemilik atau pengelola usaha tempat hiburan dapat tetap membuka usahanya sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku.

“Dengan begitu maka akan tercipta kondusifitas kegiatan kepariwisataan yang tentu saja dapat meningkatkan citra pariwisata DKI Jakarta,” ujar Helma saat kegiatan Pembinaan Usaha Pariwisata Pada Bulan Suci Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 1445 H/2024 M di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Kamis (7/3).

Helma menjelaskan, Pemprov DKI Jakarta berkomitmen untuk terus mewujudkan pariwisata Jakarta yang berkelas global dan berdaya saing. Oleh karena itu, semua pihak yang terlibat dalam kegiatan ini diminta untuk selalu menaati setiap peraturan dan ketentuan yang ada demi mendukung terciptanya kondisi iklim usaha yang kondusif sehingga semua dapat menjalankan aktivitas usaha kita dengan aman dan nyaman.

Untuk diketahui, Pembinaan Usaha Pariwisata Pada Bulan Suci Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 1445 H / 2024 M diikuti sebanyak 200 peserta yang terdiri dari asosiasi dan para pelaku usaha pariwisata yang ada di Jakarta.

Kegiatan ini mengundang narasumber dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, BPD Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DKI Jakarta, Badan Nasional Penanggulanggan Terorisme (BNPT), Polda Metro Jaya, Asosiasi Pengusaha Hiburan Jakarta (ASPHIJA) dan Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO) DKI Jakarta.

Adapun materi yang disampaikan di antaranya, Penguatan Industri Pariwisata Selama Bulan Suci Ramadan 1445 H, Waktu Operasional Terhadap Usaha Hotel dan Restoran Selama Bulan Suci Ramadan 1445 H, Waktu Operasional Terhadap Usaha Hiburan di Pusat Perbelanjaan Selama Bulan Suci Ramadan 1445 H.

Materi lainnya yakni, Penanggulangan Terorisme Terhadap Usaha Hiburan Selama Bulan Suci Ramadan 1445 H dan Siaga Pengamanan Terhadap Usaha Pariwisata Selama Bulan Suci Ramadan 1445 H.

“Acara ini juga diselenggarakan untuk mempererat tali silaturahmi antara Pemprov DKI Jakarta dengan para pelaku usaha pariwisata dan juga merupakan salah satu bentuk kepedulian Pemerintah Provinsi DKI Jakarta agar penyelenggaraan industri pariwisata yang kondusif serta taat aturan,” tandas Helma.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 85 Peserta Sekolah Lansia di Jakut Diwisuda

    access_time28-07-2026 remove_red_eye8899 personAnita Karyati
  2. 14 Kendaraan Kedapatan Parkir Liar di Jaktim Ditindak

    access_time28-07-2026 remove_red_eye3360 personNurito
  3. Syafrin Tinjau Lokbin Pasar Minggu

    access_time27-07-2026 remove_red_eye2565 personTiyo Surya Sakti
  4. MRT Jakarta Sepakati Kerja Sama Peningkatan Layanan Sistem Pengumpulan Tarif Otomatis

    access_time29-07-2026 remove_red_eye1635 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Camat Jatinegara Ingin Dua Kelurahan Ini Segera Realisasikan Gerai KKMP

    access_time29-07-2026 remove_red_eye1027 personNurito