You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Januari-Agustus, Denda Derek Parkir Liar Rp 2,8 Miliar
photo Doc - Beritajakarta.id

Januari-Agustus, Denda Derek Parkir Liar Rp 2,8 Miliar

Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) DKI Jakarta terus gencar menerapkan kebijakan menderek bagi kendaraan yang parkir sembarangan. Bahkan, sejak 2 Januari hingga 6 Agustus, hasil denda atas parkir sembarangan tersebut jumlahnya sudah mencapai Rp 2,8 miliar.

Kami terus tingkatkan penertiban bagi parkir liar di lima wilayah Jakarta

Kepala Bidang Pengendalian dan Operasional Dishubtrans DKI, Henrico Tampubolon menjelaskan, denda tersebut berasal dari 5.413 kendaraan yang diderek dari lima wilayah kota.

Rinciannnya, Dishubtrans DKI sebanyak 1.294 kendaraan, Jakarta Pusat 881 unit, Jakarta Utara 909 unit, Jakarta Selatan 987 unit, Jakarta Barat 574 unit dan Jakarta Timur 768 unit.

1.696 Kendaraan Ditindak di Jakpus

"Kami terus tingkatkan penertiban bagi parkir liar di lima wilayah Jakarta," kata Henrico, Jumat (7/8).

Selain itu, menurut Henrico, pihaknya juga mencatat sebanyak 12.137 kendaraan dibuatkan BAP, 1.315 kendaraan setop operasi, 13.506 sepeda motor terjaring operasi cabut pentil (OCP), 8.702 mobil terjaring OCP dan 812 sepeda motor diangkut.

"Kita juga terus berkordinasi dengan pihak terkait, khususnya kepolisian untuk menindak juru parkir liar," jelas Henrico.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6733 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5661 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye2766 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2107 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1873 personAnita Karyati