You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
bongkaran bangunan oleh satpol pp
photo Nurito - Beritajakarta.id

400 Bangunan dan Lapak PKL di Jl Kemayoran Gempol Dibongkar

Lantaran berdiri di atas saluran air dan menyebabkan kemacetan, sebanyak 400 bangunan semi permanen dan lapak pedagang kaki lima (PKL) di Jl Kemayoran Gempol, RW 04 dan 05 Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat dibongkar petugas, Selasa (11/8).

Tidak ada relokasi bagi PKL karena mereka sudah menempati lahan di atas saluran air lebih dari 10 tahun

Tidak ada perlawanan dari para pemilik bangunan, sebab sebulan sebelumnya telah disosialisasikan. Sebanyak 150 petugas gabungan dari Satpol PP, kelurahan, kecamatan dan TNI/Polri dikerahkan untuk melakukan penertiban.

Wakil Camat Kemayoran, Asih Sumaretmi mengatakan, petugas kesulitan membersihkan saluran karena banyak bangunan berdiri di atasnya. Saat malam, kawasan tersebut tak bahkan tak bisa dilintasi karena PKL menguasai jalan hingga pukul 00.00. Tak sedikit yang berjualan hingga pagi hari, terutama jika malam minggu.

Penertiban PKL di Monas Ricuh

"Tidak ada relokasi bagi PKL karena mereka sudah menempati lahan di atas saluran air lebih dari 10 tahun. Bahkan mereka menutupi jalan saat malam hari. Sehingga banyak pengendara dan warga mengeluh karena tak bisa melintas," ujar Asih.

Ayu (45), seorang pemilik bangunan mengaku terkejut dengan penertiban tersebut. Pasalnya, ia baru menempati warungnya 6 bulan lalu setelah bergantian dengan rekannya.

"Saya kaget, kok tidak ada sosialisasi petugas main bongkar saja. Mana baru masak banyak. Ini mau dikemanakan dagangan saya. Pak tolong jangan dibongkar dulu," kilahnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2121 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1108 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye1025 personAnita Karyati
  4. Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

    access_time20-07-2026 remove_red_eye1020 personNurito
  5. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye993 personFakhrizal Fakhri