You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Bantu PAM Pelantikan Presiden/Wapres, Sudinhub Jaktim Kerahkan 180 Personel
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

180 Personel Sudinhub Jaktim Bantu Atur Lalin Saat Pelantikan Presiden-Wakil Presiden

Sebanyak 180 personel Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur, dikerahkan untuk membantu pengaturan lalu lintas jelang dan saat acara pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI, Sabtu (19/10) hingga Minggu (20/10) besok.

"Mereka bergabung dengan petugas terkait lain,"

Kepala Seksi Operasi Sudin Perhubungan Jakarta Timur, Riki Erwinda mengatakan,  dari 180!personel yang diterjunkan, 60 ditempatkan di sepanjang Jalan Halim Perdanakusuma hingga MT Haryono.

Kemudian 120 personel lainnya disebar di sepanjang  Jalan Medan Merdeka Utara hingga Jalan Sudirman - Thamrin.

Sudinhub Jaktim Bantu Urai Kemacetan di Jatiwaringin

"Mereka bergabung dengan petugas terkait lain," ucap Riki, Sabtu (19/10).

Selain pengerahan personel, lanjut Riki, pihaknya juga  menempatkan empat mobil derek di Jalan Raya Halim Perdanakusuma, depan Gedung BNN dan Jalan MT Haryono,  untuk mengantisipasi adanya mobil mogok yang dapat memicu terjadinya kemacetan lalu lintas.

"Kami juga melakukan sterilisasi ranjau paku di sepanjang Jalan Halim Perdanakusuma hingga MT Haryono," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Dubes Belanda Lihat Kemeriahan Peringatan HUT ke-81 RI di Malaka Jaya

    access_time17-08-2026 remove_red_eye7763 personNurito
  2. Warga Kepulauan Seribu Berhak Dapat Layanan Transportasi Setara

    access_time16-08-2026 remove_red_eye1422 personFakhrizal Fakhri
  3. Lomba Dayung di Pasar Baru Digelar Akhir Agustus

    access_time20-08-2026 remove_red_eye1264 personFolmer
  4. Ketua RW dan LMK di Susukan Adu Jago Bikin Nasi Goreng

    access_time19-08-2026 remove_red_eye936 personNurito
  5. Pemprov DKI Inventarisasi Kebutuhan dan Pengiriman Bantuan Korban Gempa NTT

    access_time16-08-2026 remove_red_eye923 personAldi Geri Lumban Tobing