You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Inilah Cara Hindari Pajak Progresif Kendaraan Bermotor
photo Ramdhoni - Beritajakarta.id

Ini Cara Hindari Pajak Progresif Kendaraan Bermotor

Warga Jakarta perlu tahu mencegah timbulnya pajak progresif kendaraan bermotor miliknya. Caranya sangat mudah, tinggal memisahkan kartu keluarga (KK) dari KK induk pemilik kendaraan.

"Salah satu upaya mengidentifikasi pajak progresif itu melalui KK." 

Kepala Kepala Unit Pelayanan Pajak Kendaraan Bermotor dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (PKB BBNKB) Kota Jakarta Timur, Alberto Ali menuturkan, pada dasarnya pajak progresif ditetapkan berdasarkan alamat atau nama yang sama dalam satu KK.

Warga Antusias Manfaatkan Program Penghapusan Denda Pajak Kendaraan Bermotor

"Salah satu upaya mengidentifikasi pajak progresif itu melalui KK. Jika sudah memiliki rumah tangga sendiri namun masih satu atap dengan orang tua maka hendaknya segera pisah KK," ujar Albert, Jumat (13/12).

Menurutnya, jika seseorang pemilik kendaraan motor sudah pisah dari KK induk atau orangtuanya, maka akan terhindar dari pengenaan pajak progresif berdasarkan urutan kendaraan bermotor yang dimilikinya.

"Jika ada yang mengalami seperti itu, maka segera pisahkan KK- nya agar terhindar dari pajak progresif," imbuh Alberto.

Namun, jika KK sudah dipisahkan maka pemilik kendaraan tersebut wajib melaporkannya ke kantor Samsat terdekat. Karena proses pisah KK hanya terjadi di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil). Nantinya di kantor Samsat, pemilik kendaraan mengisi formulir yang sudah disiapkan.

Yang terjadi selama ini, menurut Albert, banyak warga tidak melaporkan ke Samsat sehingga masih terkena pajak progresif atas kendaraan yang dimilikinya.

"Jika sudah mengisi formulir maka akan diproses dan nantinya urutan kepemilikan kendaraannya akan berubah tidak lagi sama dalam satu KK," ungkapnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

    access_time31-07-2026 remove_red_eye3400 personNurito
  2. Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman

    access_time31-07-2026 remove_red_eye1681 personAnita Karyati
  3. Manfaatkan Sampah Organik, DKI Bakal Bangun Pusat Ketahanan Pangan di Ciangir

    access_time31-07-2026 remove_red_eye1490 personDessy Suciati
  4. DKI dan Lima Kota Aglomerasi Sepakat Kerja Sama Jabodetabek Connected

    access_time30-07-2026 remove_red_eye1104 personBudhi Firmansyah Surapati
  5. Kelurahan Kebon Kosong Sosialisasi Larangan Berdagang di Trotoar

    access_time30-07-2026 remove_red_eye991 personFolmer