You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Baksos di Hari Natal, Old Shanghai Galang Donasi ke Pengunjung
photo Nurito - Beritajakarta.id

Pengelola Old Shanghai Galang Donasi ke Pengunjung

Jelang perayaan Natal dan Tahun Baru, pengelola Old Shanghai, Cakung, Jakarta Timur, melakukan penggalangan donasi pada para penggunjung. Donasi lebih diutamakan dalam bentuk barang dan nantinya akan dibagikan ke anak yatim-piatu dalam bentuk bakti sosial, 25 Desember lusa.

"Pengunjung merespon sangat positif dan banyak memberikan donasi dalam bentuk barang," 

Marketing Communication Manager Agung Sedayu Group, Natalia Poetri mengatakan, penggalangan donasi untuk kegiatan bakti sosial ini sudah dilakukan sejak 1 Desember lalu.  

Setiap pengunjung diajak untuk berperan dalam kegiatan sosial Natal dengan mendonasikan barang seperti perlengakapan sekolah atau pakai bekas layak pakai.

250 Personel Gabungan di Jakarta Timur Siap Amankan Nataru

"Ternyata pengunjung merespon sangat positif dan banyak memberikan donasi dalam bentuk barang," ujar Natalia, Senin (23/12).

Menurutnya, saat ini sudah banyak barang terkumpul dari hasil donasi pengunjung. Rencananya seluruhnya akan dibagikan ke anak yatim - piatu dari Panti Asuhan Pondok Asih Agape Kelapa gading, Jakarta Utara, saat perayaan Natal pada 25 Desember lusa.

"Total ada 30 anak panti asuhan tersebut yang akan diberikan santunan dalam bentuk barang," ungkapnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye11111 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1335 personAnita Karyati
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1263 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1261 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye976 personBudhi Firmansyah Surapati