You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Literasi Jakarta Tinggi, Komisi E Ingin Peningkatan Daya Saing SDM
photo Mochamad Tresna Suheryanto - Beritajakarta.id

Sekretaris Komisi E: Literasi Penting Tingkatkan Kualitas SDM

Sekretaris Komisi E DPRD DKI Jakarta, Justin Adrian menanggapi hasil pengukuran Tingkat Kegemaran Membaca (TGM) Provinsi DKI Jakarta Tahun 2024 yang mencapai skor 72,93 dan masuk kategori tinggi. 

"Kompetitif seiring dengan perkembangan zaman"

Justin mengatakan, tingkat literasi yang tinggi berdampak pada peningkatan daya saing sumber daya manusia (SDM) di Jakarta.

"Kami memandang penting segala upaya peningkatan kualitas SDM di Jakarta. Hal itu dikarenakan Jakarta menjadi kota yang semakin kompetitif seiring dengan perkembangan zaman," ujarnya, Jumat (7/2). 

Tingkat Kegemaran Membaca Masyarakat Jakarta Masuk Kategori Tinggi

Menurutnya, perkembangan teknologi menghadirkan tantangan tersendiri dalam menjaga minat baca masyarakat, terutama di era digital saat ini.

Ia menyoroti penurunan attention span atau kemampuan untuk fokus akibat penggunaan internet. Untuk itu, tenaga pendidik perlu berinovasi dalam menyampaikan materi pelajaran.

"Attention span yang berkurang tadi itu bisa ditingkatkan dengan cara menumbuhkan minat dan budaya membaca bahan-bahan literatur, seperti buku, majalah, novel, koran, dan lain sebagainya," terangnya.

DPRD, imbuh Justin, juga memberikan perhatian khusus terhadap kelompok masyarakat yang masih memiliki tingkat literasi rendah, seperti anak-anak dari keluarga kurang mampu atau penyandang disabilitas.

"Kami ingin Pemprov DKI Jakarta menggunakan anggaran sebesar Rp 18,5 triliun di Dinas Pendidikan itu salah satunya untuk membangun sekolah-sekolah luar biasa bagi anak-anak kita yang mengalami kondisi tertentu," tandasnya.

Ia menambahkan, peningkatan kualitas SDM melalui pendidikan dan pelatihan yang relevan juga menjadi kunci untuk mengatasi masalah pengangguran ini.

"Pemprov DKI Jakarta perlu terus melakukan pembangunan lahir dan batin," ungkapnya.

Justin menjelaskan, pembangunan lahir meliputi renovasi sekolah, penambahan infrastruktur penunjang seperti perpustakaan dan buku,  sarana olahraga hingga kantin yang sehat. Sementara, pembangunan batin dilakukan melalui kampanye literasi, kebugaran fisik, dan pola makan sehat.

"Kami yakin Jakarta dengan anggaran Dinas Pendidikan yang mencapai Rp 18,5 triliun dan anggaran Dinas Perpustakaan dan Kearsipan sebesar Rp 321 miliar bisa melakukan itu semua," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Rano Apresiasi Penanganan Jalan Amblas di Lenteng Agung

    access_time02-06-2026 remove_red_eye2415 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Rano Pastikan Penyintas Kebakaran Kebon Kosong Terlayani Baik

    access_time02-06-2026 remove_red_eye1380 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Pemkot Jakut Dukung Pembangunan Fasilitas Pendidikan di Pluit

    access_time02-06-2026 remove_red_eye1297 personAnita Karyati
  4. Buka Indonesia World Dance Festival 2026, Rano Karno Dorong Jakarta Jadi Pusat Kebudayaan Global

    access_time30-05-2026 remove_red_eye1148 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. PMI Jaksel Ikut Bantu Penyintas Kebakaran di Kebon Kosong

    access_time04-06-2026 remove_red_eye1144 personTiyo Surya Sakti