You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pelajar di Jakut Diajak Berkegiatan Positif Saat Ramadan
photo Andri Widiyanto - Beritajakarta.id

Pelajar di Jakut Diajak Perbanyak Kegiatan Positif Saat Ramadan

Suku Dinas Pendidikan Wilayah I dan II Kota Jakarta Utara akan menggelar Ramadhan Ceria untuk semua jenjang pendidikan, pada bulan Maret mendatang. Kegiatan menjadi upaya mengajak pelajar berkegiatan positif saat Ramadan.

"Kegiatan Ramadan dikemas secara inovatif dan menarik"

Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah I Jakarta Utara, Rona Eveliner Sianipar mengatakan, Ramadhan Ceria tahun ini diadakan untuk menyemarakkan bulan puasa agar anak-anak tetap ceria dalam melaksanakan ibadah.

"Ramadhan Ceria merupakan kegiatan rutin tiap tahun dalam rangka berlomba-lomba dalam kebaikan," ujarnya, Kamis (13/2).

Pusip Jakpus Sosialisasikan Lomba Perpustakaan tingkat SMA

Ia menjelaskan, Ramadhan Ceria akan diisi dengan berbagai perlombaan, seperti lomba adzan, khutbah, hingga Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ). Perlombaan ini akan diikuti semua jenjang sekolah mulai dari SD, SMP, dan SMA/SMK.

"Mereka tidak hanya mendapatkan pembelajaran umum, tetapi mereka juga diajarkan tentang nilai-nilai agama dan kedisiplinan," terangnya.

Selama Ramadan, menurut Rona, setiap sekolah juga telah menyiapkan berbagai agenda, mulai dari baca tadarus tiap pagi, salat berjamaah hingga pesantren kilat.

"Kegiatan Ramadan dikemas secara inovatif dan menarik di masing-masing sekolah agar para peserta didik tidak bosan dan puasanya dapat lebih semangat lagi," ungkapnya.

Ia meminta kepada seluruh pelajar, khususnya di Jakarta Utara untuk memanfaatkan bulan Ramadan dengan perbanyak pahala dan menjauhi aktivitas yang tidak bermanfaat seperti tawuran.

"Selama Ramadan, di wilayah Jakarta Utara jangan ada yang namanya tawuran. Ramadan atau puasa mengajarkan kita pada kebaikan dan menjauhi perilaku tidak terpuji," imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidan Kesiswaan, Humas, Sarana dan Prasarana SMAN 45 Jakarta, Areis Handoko menuturkan, saat Ramadan rutin diadakan tadarus setiap hari sebelum pembelajaran dimulai. Kemudian, menjelang akhir Ramadan diselenggarakan pesantren kilat.

"Ketika Ramadan itu para peserta didik selain mendapatkan ilmu umum, mereka juga diperbanyak ilmu agama," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Wali Kota Jaksel Minta Jajaran Responsif Tangani Aduan Warga

    access_time06-07-2026 remove_red_eye2484 personTiyo Surya Sakti
  2. Ekonomi Kreatif Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Jakarta

    access_time04-07-2026 remove_red_eye1312 personFolmer
  3. Pramono Sebut Transparansi Perizinan Jadi Kunci Jakarta Kota Global

    access_time07-07-2026 remove_red_eye1265 personDessy Suciati
  4. JKF 2026 Jadi Penggerak Ekonomi Kreatif Menuju Jakarta Kota Global

    access_time05-07-2026 remove_red_eye1191 personFakhrizal Fakhri
  5. Peringatan 100 Tahun, Pemprov DKI Komitmen Lanjutkan Legasi Ali Sadikin

    access_time07-07-2026 remove_red_eye1171 personDessy Suciati