You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Wagub DKI, Jelang, lebaran betawi, Andilan Potong Kebo
photo Andri Widiyanto - Beritajakarta.id

Andilan Potong Kebo Tradisi Lebaran Ala Betawi

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta di bawah kepemimpinan Pramono Anung dan Rano Karno secara pasti terus meningkat kearifan lokal Betawi agar semakin dikenal masyarakat luas dan lestari.

"Hari ini kita mengangkat kembali tradisi asli Betawi,"

Pemotongan kerbau atau disebut Andilan Potong Kebo menjelang Hari Raya Idulfitri ini menjadi salah satu tradisi asli Betawi yang kembali diangkat oleh Wali Amanah Majelis Kaum Betawi.

Hari ini, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno bahkan sampai menitikkan air mata

Sambut Lebaran, Pemprov DKI Gelar Perayaan Adat Betawi 'Andilan Potong Kebo'

saat menyerahkan seekor kerbau untuk dipotong dalam rangkaian Lebaran ala Betawi 2025 di Agro Eduwisata Ragunan, Jakarta Selatan.

Rano mengaku mengingat kembali masa kecil di saat orang tuanya mengumpulkan uang patungan untuk membeli seekor kerbau sebulan sebelum Ramadan dan disembelih dua hari sebelum Lebaran.

"Alhamdulilah, hari ini kita mengangkat kembali tradisi asli Betawi yang sangat lama. Saya sangat bangga dan bahagia bahwa kita sudah mulai mengangkat tradisi nenek moyang asli Betawi," ujarnya, Selasa (29/3). 

Ia mengucapkan terima kasih kepada Fauzi Bowo bersama sesepuh Betawi yang telah menggagas kegiatan Andilan Potong Kebo. 

Rano berkomitmen, kegiatan serupa akan dilaksanakan di enam wilayah kota dan kabupaten se-DKI Jakarta pada tahun depan agar warga Jakarta dapat merasakan lagi tradisi Betawi. 

"Tradisi Andilan Potong Kebo ini merupakan simbol agar Hari Raya Lebaran dirayakan dengan hati bahagia. Inilah gotong royong masyarakat Jakarta," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Adat Betawi, Fauzi Bowo menjelaskan, Andilan Potong Kebo diangkat kembali karena tradisi ini hampir terlupakan.

Ia berharap, kegiatan ini dapat dilaksanakan secara berkesinambungan dengan dukungan pemerintah. 

"Alhamdulilah, Bang Anung dan Bang Doel memiliki komitmen yang kuat untuk mengembangkan budaya Betawi," jelasnya. 

Fauzi Bowo menambahkan, pemotongan kerbau dipilih ketimbang daging sapi saat momen Lebaran mengingat di masa lampau banyak masyarakat Hindu. 

"Saat itu awalnya di Jakarta masih banyak kepercayaan Hindu yang menghormati sapi. Jadi, orang Betawi memilih menyembelih kebo," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Perpanjang PJJ Sampai 8 September

    access_time07-09-2026 remove_red_eye7722 personDessy Suciati
  2. Ini Pemicu Kenaikan Harga Cabai Rawit Merah di Jakarta

    access_time08-09-2026 remove_red_eye2979 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Pramono Imbau Warga Proaktif Urus Kartu Layanan Transportasi Gratis

    access_time08-09-2026 remove_red_eye1850 personDessy Suciati
  4. Kuota Guru ASN Terbatas, Komisi A Minta Tenaga Pendidik Non-ASN Diberi Ruang

    access_time08-09-2026 remove_red_eye1165 personFakhrizal Fakhri
  5. Trotoar Sepanjang Jalan Fachrudin Ditata Petugas Gabungan

    access_time09-09-2026 remove_red_eye1154 personFolmer