You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Pemkot Jakpus Bakal Evaluasi Keberadaan Loksem
photo Istimewa - Beritajakarta.id

Pemkot Jakpus Bakal Evaluasi Keberadaan Loksem

Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Pusat bakal mengevaluasi keberadaan sejumlah lokasi sementara (loksem) yang tersebar di delapan kecamatan.  

"Monitoring dimulai dari wilayah Kecamatan Gambir."

Nantinya, hasil evaluasi ini akan jadi bahan pertimbangan wali kota untuk meneruskan atau menghapus izin loksem tersebut.  

Pembangunan Loksem di Pulau Tidung Direalisasikan Tahun Ini

Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asekbang) Jakarta Pusat, Bakwan Ferizan Ginting mengatakan, dalam proses evaluasi ini dirinya bersama jajaran Satpol PP, Sudin PPKUKM, SDA, Bina Marga dan Sudin Perhubungan, melakukan monitoring langsung ke lapangan.

"Monitoring dimulai dari wilayah Kecamatan Gambir. Total ada sembilan loksem yang kami monitor hari ini," ujar Bakwan Ferizan Ginting, Senin (14/4).

Menurut Ginting, monitoring lapangan ini untuk mengumpulkan data dan melihat langsung kelayakan loksem yang berada di trotoar jalan dan taman.

"Kami melihat setiap loksem yang selama ini telah beroperasi. Jika keberadaannya tidak memungkinkan lagi, kami akan mengusulkan penghapusan izin kepada Wali Kota Jakarta Pusat," tukasnya.

Dari sembilan loksem di wilayah kecamatan Gambir yang dimonitor langsung hari ini, ungkap Ginting, tujuh diantaranya dinilai masih kurang rapih dan terlihat semrawut.

"Tujuh loksem mesti ditingkatkan pengelolaannya agar bisa jadi lokasi wisata kuliner di Kecamatan Gambir," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2126 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1113 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye1029 personAnita Karyati
  4. Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

    access_time20-07-2026 remove_red_eye1026 personNurito
  5. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye997 personFakhrizal Fakhri