You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Rumah Betawi Jakarta Pusat Ramaikan Lebaran Betawi
photo Jhon Syah Putra Kaban - Beritajakarta.id

Rumah Betawi Jakpus Ramaikan Lebaran Betawi

Untuk ikut menyemarakkan Lebaran Betawi yang digelar di Lapangan Banteng, Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Pusat akan ikut serta dan menampilkan rumah bernuansa Betawi.

Kita bangun rumah Betawi berukuran 9X6 meter tersebut nantinya akan diisi berbagai ornamen Betawi, kuliner Betawi, serta pameran photo dari anggota PKK

"Kita bangun rumah Betawi berukuran 9X6 meter tersebut nantinya akan diisi berbagai ornamen Betawi, kuliner Betawi, serta pameran photo dari anggota PKK," ujar Mangara Pardede, Walikota Jakarta Pusat, Jumat (21/8).

Selain itu, dari delapan kecamatan di Jakarta Pusat juga ikut membuat rumah Betawi yang mengelilingi rumah Betawi induk agar terlihat seperti perkampungan Betawi tempo dulu.

Respon Qlue Paseban Tertinggi di Jakpus

"Warga yang datang agar singgah ke rumah Betawi Pemkot Jakpus, karena dalam anjungan rumah Betawi Jakpus penuh dengan hiburan aneka seni budaya," katanya.

Kepala Suku Dinas Pertamanan dan Pemakaman Jakarta Pusat, Djauhar Arifin menambahkan, aneka jenis tanaman bunga ikut dipasang untuk membuat suasana rumah Betawi terlihat indah dan nyaman.

"Berbagai jenis tanaman bunga kita tata di rumah Betawi utama dan 8 rumah Betawi kecamatan," katanya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye11278 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1343 personAnita Karyati
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1280 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1276 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye989 personBudhi Firmansyah Surapati