You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
BBPOM Jakarta Gelar Minum Jamu Bersama 30 Warga Malaka Sari
photo Folmer - Beritajakarta.id

Warga Malakasari Diedukasi Manfaat Jamu

Sekitar 30 warga Kelurahan Malakasari, Duren Sawit, Jakarta Timur, diedukas tentang manfaat jamu untuk kesehatan. Kegiatan yang digelar Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Jakarta, Senin (26/5) kemarin, dalam rangka memperingati Hari Jamu Nasional.  

"Meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya konsumsi jamu sebagai bagian dari gaya hidup sehat dan aman," 

Sekretaris Kelurahan Malakasari, Endang Lestari mengatakan, warga yang ikut kegiatan ini terdiri dari ibu rumah tangga, remaja, sekolah serta pelaku usaha. Selain dijelaskan tentang manfaat jamu, mereka juga diajak minum jamu bersama.  

Cegah Penyakit, Dinas KPKP Gelar Minum Jamu Bersama

"Dengan adanya kegiatan ini, masyarakat menjadi lebih paham bahwa menjaga kesehatan bisa dimulai dari hal sederhana. Salah satunya mengkonsumsi jamu yang aman dan alami. Semoga edukasi ini berlanjut ke lingkungan yang lebih luas," ujarnya, Selasa (27/5).

Ketua Tim Informasi dan Komunikasi BBPOM di Jakarta, Evi Citraprianti menjelaskan, kegiatan minum jamu bersama ini merupakan bagian dari Gerakan Nasional Jamu Warisan Budaya Nusantara (JAWARA).

"Minum jamu bersama ini untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya konsumsi jamu sebagai bagian dari gaya hidup sehat dan aman," kata Evi dalam keterangan tertulisnya.  

Dikatakan Evi, jamu tidak sekadar minuman tradisional, tetapi juga wujud pengetahuan lokal yang telah terbukti secara empiris mampu mendukung kesehatan masyarakat.

"Kami ingin mengajak masyarakat untuk mengapresiasi jamu sebagai bagian dari pola hidup sehat." tuturnya.

Ia mengungkapkan, pihaknya berkomitmen terus mengedukasi masyarakat dengan memperkuat literasi keamanan obat dan makanan. Salah satunya pemanfaatan jamu sebagai bagian dari budaya hidup sehat serta tetap memperhatikan aspek keamanandan mutu produk,.

"Kami berharap, semangat cinta jamu terus ditumbuhkan terutama di kalangan generasi muda agar warisan budaya ini tidak hanya lestari, tetapi juga berdaya saing di era modern," pungkasnya.  

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pelajar SD di Kepulauan Seribu Ikuti Lomba Regu Prestasi Penggalang

    access_time28-08-2026 remove_red_eye1999 personAnita Karyati
  2. Warga Kebayoran Lama Selatan Diberi Layanan CKG

    access_time01-09-2026 remove_red_eye987 personTiyo Surya Sakti
  3. Peresmian LRT Rute Kelapa Gading-Manggarai Dijadwal Ulang

    access_time26-08-2026 remove_red_eye948 personDessy Suciati
  4. Komisi B Ingin Transportasi Kepulauan Seribu Lebih Nyaman dan Terjangkau

    access_time30-08-2026 remove_red_eye930 personFakhrizal Fakhri
  5. Tawarkan 37 Proyek Strategis, Pramono Ajak Investor Bangun Jakarta

    access_time28-08-2026 remove_red_eye864 personDessy Suciati